BERAU – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau akan menutup total akses utama Jembatan Pulau Besing dalam waktu dekat. Penutupan ini dilakukan seiring dimulainya perbaikan fisik yang mengharuskan pembongkaran total bagian atas jembatan.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menjelaskan bahwa pekerjaan akan memasuki tahap penggantian plat besi dan rangka penyokong yang menjadi komponen utama struktur jembatan.
“Minggu depan insyaallah pekerjaan fisik dimulai. Plat besi akan dilepas total beserta rangka penyangganya. Jalan otomatis harus ditutup demi keselamatan,” ujarnya belum lama ini.
Junaidi menuturkan, sebelumnya proyek sempat mengalami keterlambatan akibat kendala pengadaan kabel penyangga. Saat ini, seluruh material utama telah siap sehingga pekerjaan dapat dilanjutkan tanpa hambatan berarti.
Selain itu, DPUPR juga akan melakukan penyesuaian teknis pada tingkat kemiringan jembatan. Kelandaian akan dikurangi agar lebih aman dilintasi kendaraan, khususnya saat kondisi hujan.
“Ujung jembatan nantinya akan dicor sepanjang 15 sampai 20 meter supaya menyambung langsung dengan badan jalan dan lebih stabil,” jelasnya.
Sebagai tambahan, proyek ini juga mencakup peningkatan aspek keselamatan melalui pemasangan Lampu Penerangan Jembatan (LPJ). Empat titik lampu khusus, kata dia, telah disiapkan untuk menerangi area jembatan secara optimal.
“Lampunya bukan sekadar lampu jalan biasa, tapi khusus untuk jembatan. Jadi nanti selain lebih kokoh, juga jauh lebih terang dan aman di malam hari,” tuturnya. (*)

