Wacana Sasaran MBG di Berau Diperluas, Ibu Hamil dan Menyusui Jadi Sasaran

BERAU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Kabupaten Berau berpeluang mengalami perluasan sasaran penerima manfaat. Setelah sebelumnya difokuskan pada kelompok tertentu sesuai ketentuan program nasional, kini ibu hamil dan ibu menyusui masuk dalam rencana pengembangan program tersebut.

Kepala Dinas Pangan Kabupaten Berau, Rakhmadi Pasarakan, menyampaikan bahwa pemerintah daerah saat ini tengah melakukan pendataan awal terhadap calon penerima manfaat dari kelompok ibu hamil dan menyusui. Langkah ini dilakukan sebagai bentuk kesiapan daerah apabila kebijakan perluasan resmi diberlakukan.

“Masih pendataan untuk ibu hamil dan ibu menyusui. Nanti mungkin ada tambahan MBG untuk mereka,” ujarnya.

Ia menegaskan, perluasan sasaran MBG tersebut masih menunggu regulasi lanjutan dan petunjuk teknis dari pemerintah pusat. Pasalnya, Program MBG merupakan bagian dari kebijakan nasional yang pelaksanaannya harus selaras dengan ketentuan yang ditetapkan secara terpusat.

“Karena ini program nasional, kami masih menunggu ketentuan lanjutan dari pemerintah pusat,” tuturnya.

Menurut Rakhmadi, apabila kebijakan tersebut direalisasikan, maka mekanisme pelaksanaan MBG untuk ibu hamil dan menyusui akan memiliki skema berbeda dibandingkan dengan penerima manfaat sebelumnya. Penyesuaian terutama dilakukan pada jenis dan komposisi makanan yang harus memenuhi kebutuhan gizi spesifik bagi ibu dan janin maupun bayi yang disusui.

“Makanannya tentu berbeda dengan yang biasa. Teknisnya masih pendataan dan akan disesuaikan,” jelasnya.

Ia menambahkan, asupan gizi bagi ibu hamil dan menyusui menjadi faktor penting dalam upaya pencegahan stunting serta peningkatan kualitas kesehatan ibu dan anak. Karena itu, apabila program ini berjalan, diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap perbaikan status gizi masyarakat.

Dinas Pangan Berau juga akan berkoordinasi dengan instansi terkait, seperti Dinas Kesehatan dan fasilitas pelayanan kesehatan, untuk memastikan data penerima tepat sasaran serta distribusi makanan berjalan efektif.

Dengan potensi perluasan ini, Pemkab Berau berharap Program Makan Bergizi Gratis tidak hanya mendukung pemenuhan gizi masyarakat secara umum, tetapi juga menjadi langkah strategis dalam memperkuat kualitas generasi masa depan sejak masa kehamilan dan menyusui.

“Yang terpenting adalah akurasi data dan kesiapan teknis di lapangan. Jangan sampai program sudah berjalan, tetapi data belum sinkron,” pungkasnya. (Ril)

BERITA POPULER