TARAKAN – Komisi I DPRD Tarakan memastikan berbagai kebutuhan mendesak Lapas Kelas IIA Tarakan akan diperjuangkan hingga ke pemerintah pusat, dalam hal ini Kementerian Imigrasi dan Pemasyarakatan (Kemenimipas).
Langkah ini diambil, setelah dewan melakukan kunjungan langsung untuk meninjau kondisi pembinaan dan sarana di Lapas beberapa waktu lalu.
Beberapa usulan yang akan disampaikan antara lain pembangunan blok baru, penambahan pegawai, serta pengadaan motor roda tiga untuk pengangkutan sampah.
Menurut Ketua Komisi I DPRD Tarakan, Adyansa, hal ini penting untuk menjaga kondusivitas Lapas sekaligus menunjang pembinaan narapidana.
“Insyaallah kami akan koordinasikan dengan pemerintah pusat terkait apa yang menjadi urgensi. Jika memungkinkan, sebagian bisa dimasukkan ke APBD Perubahan atau tahun depan,” ujar Adyansa, Senin (6/10/2025).
Selain itu, Komisi I juga menyoroti peluang sinergi dengan UMKM. Produk hasil pembinaan warga binaan diharapkan dapat dipasarkan melalui kerja sama dengan pihak ketiga, sehingga memberi nilai ekonomi sekaligus manfaat bagi masyarakat.
Dewan berencana menjadwalkan pertemuan lanjutan yang melibatkan unsur pemerintah daerah dan pusat, agar setiap usulan Lapas Tarakan dapat ditindaklanjuti secara terarah dan mendapat perhatian khusus.
“Kemungkinan nanti perkiraan di bulan 12 kita rencanakan. Antara bulan 11 atau 12 kita rencanakan pertemuan,” jelasnya.
Penulis: Ade Prasetia
Editor: Yusva Alam

