TANJUNG SELOR – Dinas Perhubungan (Dishub) Kalimantan Utara (Kaltara) berencana merelokasi aktivitas Pelabuhan Kayan I di Tanjung Selor ke kawasan Menjuaring, Kelurahan Tanjung Selor Timur, Kabupaten Bulungan. Relokasi dilakukan, karena kondisi alur sungai di sekitar Pelabuhan Kayan I dinilai sudah tidak lagi memadai, untuk melayani kapal-kapal bermuatan besar, terutama saat debit air surut.
Kepala Dishub Kaltara, H. Idham Chalik menjelaskan, pelabuhan baru nantinya akan didesain sebagai pelabuhan barang modern, dengan kapasitas yang jauh lebih besar dibandingkan fasilitas yang ada saat ini.
“Di Bulungan ini, yang di Menjuaring itu rencananya pindahan dari Pelabuhan Kayan I. Nah itu yang akan dipindahkan ke sana, karena kondisi saat ini sungainya pada saat surut, tidak memungkinkan lagi untuk tambat kapal, apalagi kapal berukuran besar,” ujarnya, Jumat (10/7/2026).
Ia mengatakan, berdasarkan konsep perencanaan yang telah disusun, pelabuhan baru akan mampu melayani kapal dengan kapasitas ratusan gross tonnage (GT), sehingga dapat meningkatkan kelancaran distribusi logistik di wilayah Bulungan.
Selain memiliki daya tampung yang lebih besar, kawasan pelabuhan tersebut juga akan dilengkapi area khusus untuk bongkar muat barang curah, sehingga aktivitas logistik dapat berlangsung lebih tertata dan efisien.
“Sampai ratusan GT dengan tonase besar. Begitu juga tempat pelabuhan barang khusus, barang curah, itu akan dipisahkan nanti,” jelasnya.
Dishub Kaltara telah menyusun dokumen perencanaan, serta menawarkan proyek tersebut kepada pemerintah pusat maupun sejumlah investor, agar pembangunan dapat segera direalisasikan.
Namun demikian, Idham menegaskan belum dapat memastikan target dimulainya pembangunan, karena masih menunggu kepastian skema pembiayaan dan komitmen para investor.
“Nanti tergantung perkembangan atau progres dari calon-calon investor. Kami sudah melakukan pemaparan dan menyampaikan kesiapan proyeknya. Tinggal menunggu kesiapan dari mereka,” pungkasnya.(*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam

