BERAU – Dalam momentum peringatan Hari Kemerdekaan ke-80 Republik Indonesia yang digelar di Kabupaten Berau, Anggota Komisi III DPRD Kalimantan Timur, Syarifatul Syadiah, menegaskan bahwa peningkatan kesejahteraan masyarakat di Berau harus terus menjadi prioritas.
Salah satu aspek mendasar yang masih perlu mendapat perhatian serius adalah pemenuhan kebutuhan listrik di sejumlah kampung yang hingga kini belum teraliri.
Menurutnya, listrik merupakan kebutuhan vital yang berhubungan langsung dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Ia mengungkapkan, pihaknya telah melakukan koordinasi bersama PLN Berau terkait percepatan pembangunan jaringan listrik ke wilayah pedalaman.
“Kelistrikan ini berada di bawah ESDM, dan kami dari DPRD Kaltim sudah berkoordinasi dengan PLN. Memang ada target, di tahun 2025 proyek selesai, dan tahun 2026–2027 wilayah pedalaman akan dimaksimalkan agar listrik bisa sampai ke sana,” ujarnya usai ditemui pada Upacara Hari Kemerdakaan Republik Indonesia ke 80 di GOR Pemuda Tanjung Redeb, Sabtu (17/8/2025) lalu.
Ia menambahkan, sebagai wakil rakyat yang membidangi energi, dirinya akan terus mengawal target PLN tersebut. Terlebih, saat kunjungan bersama Gubernur dan Wakil Gubernur Kaltim ke wilayah pesisir, banyak kepala kampung yang menyampaikan langsung kebutuhan listrik di daerah mereka.
“Memang biaya yang tinggi, tetapi kami akan selalu memberikan dukungan penuh. Karena pemenuhan listrik ini menyangkut kemajuan daerah. Tanpa listrik, sumber lain akan ikut terhambat, seperti air, jaringan telekomunikasi, dan sektor lainnya,” tegasnya.
Selain itu, Syarifatul juga mengungkapkan rencana pertemuannya dengan PLN Unit Pelaksana Proyek Ketenagalistrikan (UP2K) Benua Etam. Langkah itu dilakukan untuk melihat pemetaan secara detail sekaligus mendorong percepatan pembangunan jaringan listrik di Berau.
“Kami ingin memastikan agar tidak ada lagi kampung yang tertinggal hanya karena belum teraliri listrik. Harapannya, dengan sinergi pemerintah provinsi, PLN, dan pemerintah daerah, pembangunan ini bisa dipercepat,” tutupnya. (ril/dez)
Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

