BERAU – Upaya panjang membuka isolasi lahan pertanian di Kampung Sukan Tengah akhirnya terbayar. Ribuan hektare lahan yang dulunya hanya berupa rawa kini berubah menjadi kawasan produktif, setelah jalan usaha tani dan saluran irigasi selesai dibangun.
Kepala Kampung Sukan Tengah, Bunyamin, menyebut pembangunan yang dirintis sejak 2018 ini menjadi bukti nyata keberhasilan program optimalisasi lahan pertanian dan perkebunan.
Menariknya, konstruksi yang digunakan sederhana namun berdampak besar. Hasil galian irigasi dijadikan badan jalan, sehingga akses masyarakat ke lahan lebih mudah.
“Alhamdulillah, sekarang tidak ada lagi warga yang lahannya terisolasi. Bahkan 40 persen jalan sudah ditingkatkan dengan sirtu,” ujarnya.
Dikatakannya, proyek ini terwujud berkat kombinasi pendanaan dari APBD Provinsi, APBD Kabupaten, Dana Desa, hingga CSR perusahaan. Pihaknya juga berterima kasih atas dukungan Pemkab Berau, DPRD, dan pihak ketiga lainnya.
Selain menunjang aktivitas pertanian, jalan tani dan saluran irigasi tersebut juga berfungsi sebagai sarana mitigasi bencana, baik banjir maupun kebakaran.
“Setiap 200 meter dibuat pembatas jalan serta saluran air yang mengalir langsung ke Sungai Besar saat musim hujan,” jelasnya.
Bunyamin berharap, pemerintah daerah juga bisa melanjutkan peningkatan fasilitas pertanian dan normalisasi irigasi agar fungsinya tetap terjaga. Ia pun meminta masyarakat yang lahannya belum tersentuh program segera melapor untuk diakomodasi.
“Dengan akses jalan tani yang sudah tersedia, ditambah bantuan bibit, kami optimistis produktivitas pertanian masyarakat akan meningkat,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

