BERAU – SMP Negeri 4 Tanjung Redeb kembali menunjukkan komitmennya dalam membina generasi muda melalui kegiatan kepramukaan Galang Aksi dan Prestasi (Galaksi) ke-VII.
Kegiatan ini melibatkan 15 sekolah dasar se-Kabupaten Berau yang bersaing memperebutkan piala Juara Umum dalam suasana penuh semangat dan kebersamaan.
Ajang tahunan ini menjadi satu-satunya kegiatan kepramukaan tingkat sekolah menengah pertama di Berau yang secara khusus melibatkan peserta dari tingkat sekolah dasar. Antusiasme para peserta terlihat sejak pembukaan hingga rangkaian perlombaan yang menguji keterampilan, kekompakan, serta kedisiplinan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Berau, Syarifatul Syadiah yang juga merupakan Anggota DPRD Provinsi Kalimantan Timur. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi tinggi terhadap inisiatif SMP Negeri 4 Berau yang konsisten menyelenggarakan Galaksi.
“Saya sangat mengapresiasi kegiatan Galaksi ini, karena ini satu-satunya SMP yang melaksanakan kegiatan pramuka seperti ini dengan melibatkan sekolah dasar. Ini patut didukung agar terus berlanjut dan mendapatkan support dari berbagai pihak,” ujarnya.
Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat besar bagi generasi muda, khususnya anak-anak SD yang masih berada pada tahap pembentukan karakter. Melalui berbagai perlombaan dan aktivitas kepramukaan, para peserta dilatih untuk mengasah keterampilan, meraih prestasi, sekaligus mempererat tali silaturahmi antarsekolah.
Ia juga menyoroti pentingnya kegiatan luar ruang di tengah era digitalisasi. Saat ini, mayoritas anak-anak tumbuh di lingkungan yang sangat dekat dengan gawai dan teknologi. Tanpa pendampingan yang tepat, ketergantungan terhadap handphone dapat mengurangi kepedulian terhadap lingkungan sekitar.
“Melalui kegiatan seperti ini, anak-anak dibimbing untuk aktif di luar ruangan, membangun kebersamaan, disiplin, dan semangat gotong royong. Ini menjadi bagian dari pendidikan karakter yang sangat penting,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa pramuka menjadi salah satu wadah efektif untuk membentengi anak dari pengaruh negatif penggunaan teknologi yang berlebihan. Kegiatan pramuka mendorong anak-anak menyalurkan bakat dan hobi ke arah yang positif serta bermanfaat.
Dalam gerakan pramuka, lanjutnya, nilai-nilai pendidikan karakter seperti kedisiplinan, kemandirian, tanggung jawab, hingga kepedulian sosial ditanamkan secara konsisten. Hal tersebut dinilai menjadi bekal penting bagi anak-anak untuk menghadapi tantangan di era digital yang semakin kompleks.
“Kita perlu mendidik anak-anak sejak dasar, khususnya di tingkat SD. Mereka harus siap menghadapi dunia digital dengan karakter yang kuat agar tidak mudah terpengaruh oleh hal-hal yang merugikan,” tandasnya. (Ril)

