BERAU – Kabupaten Berau mencatat kemajuan dalam upaya memperkuat tata kelola pemerintahan yang bersih. Berdasarkan hasil Survei Penilaian Integritas (SPI) KPK tahun 2024, skor Berau naik dari 69,68 pada 2023 menjadi 72,52 di tahun ini.
Peningkatan ini disambut positif Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas. Namun, ia menegaskan bahwa hasil tersebut belum cukup untuk membuat aparat birokrasi berpuas diri.
“SPI bukan sekadar angka, tapi alarm dini untuk mengukur potensi praktik korupsi di daerah. Meski meningkat, hasilnya masih dalam kategori rentan,” ujarnya.
Selain capaian SPI, Berau juga memperoleh skor 33,90 dalam penilaian Monitoring Center for Prevention (MCSP) KPK hingga 2 September 2025. Angka itu menjadi yang tertinggi di Kalimantan Timur sekaligus menempatkan Berau di peringkat 51 secara nasional.
Dikatakannya, keberhasilan tersebut merupakan buah kerja sama lintas sektor, mulai dari Inspektorat, DPRD, aparat penegak hukum, hingga partisipasi masyarakat.
Ia pun mendorong agar budaya integritas di kalangan ASN terus diperkuat.
“Keberhasilan ini bukan hanya kerja Inspektorat, tetapi hasil kolaborasi seluruh perangkat daerah, DPRD, penegak hukum, hingga masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, Bupati Sri mengingatkan agar pejabat tidak berlebihan dalam memperlihatkan harta kekayaan, sebab dapat merusak kepercayaan publik.
“Kita semua bekerja untuk masyarakat. Jangan sampai kepercayaan publik tergerus hanya karena ada yang main-main dengan integritas,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

