BERAU – Setelah sekian lama dikeluhkan pengendara, empat titik rawan longsor di jalur poros vital yang menghubungkan Kabupaten Berau dengan Bulungan akhirnya mulai ditangani.
Proyek senilai Rp18 miliar ini dikerjakan oleh Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Kaltim dan ditargetkan rampung pada Desember 2025.
Pekerjaan difokuskan pada konstruksi Bore Pile serta pemasangan Dinding Penahan Tanah (DPT) sepanjang 85 meter. Yatno, Koordinator Lapangan BBPJN, menyebut pengerjaan sudah memasuki tahap pelaksanaan dengan prioritas utama penanganan longsor.
“Untuk perbaikan jalan secara menyeluruh belum bisa dilakukan tahun ini, hanya sebatas perbaikan rutin sementara,” jelasnya.
Kepala Bidang Preservasi Jalan dan Jembatan DPUPR Berau, Junaidi, menyambut baik langkah ini. Ia menegaskan jalur Maluang-Bulungan adalah urat nadi transportasi yang harus dijaga kelancarannya.
Senada dengan itu, Septa Hardi, Manager Technical PT Baratan selaku kontraktor pelaksana, memastikan seluruh pekerjaan ditargetkan selesai tepat waktu.
“Kendalanya hanya cuaca, karena kondisi tanah rawan longsor. Tapi kami optimistis selesai sesuai jadwal,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

