Program RTLH Berau Naik Signifikan, Disperkim Kejar Target 300 Rumah per Tahun

BERAU – Upaya pemenuhan hunian layak bagi masyarakat terus diperkuat Pemerintah Kabupaten Berau melalui program perbaikan rumah tidak layak huni (RTLH).

Meski capaian masih bertahap, pemerintah daerah mulai meningkatkan jumlah bantuan seiring dukungan anggaran yang lebih besar di tahun 2026.

Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disperkim) Berau mencatat, pada tahun ini program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) menyasar 112 unit rumah. Jumlah tersebut meningkat dibanding tahun 2025 yang hanya 45 unit, meski masih di bawah target ideal.

Kepala Bidang Perumahan Disperkim Berau, Juli Mahendra, menyebut pihaknya telah merancang target jangka menengah dengan perbaikan sekitar 300 unit rumah per tahun untuk mengejar kebutuhan hunian layak di Berau.

“Secara perencanaan, idealnya 300 unit per tahun. Itu untuk mempercepat penanganan rumah tidak layak huni,” ujarnya.

Disebutnya, dukungan terhadap program RTLH tidak hanya bersumber dari APBD kabupaten, tetapi juga melibatkan pemerintah provinsi dan pusat melalui skema pendanaan bersama.

“Pendanaannya kolaboratif, ada dari kabupaten, provinsi, hingga APBN. Ini untuk mempercepat capaian program,” jelasnya.

Juli mengakui, sebelumnya sempat muncul kekhawatiran terkait efisiensi anggaran, khususnya dana bagi hasil. Namun, realisasi di tahun 2026 justru menunjukkan tren positif dengan peningkatan jumlah penerima manfaat.

“Program BSPS tahun ini tersebar di lima kecamatan dan sepuluh kampung di Berau,” sebutnya.

Ke depan, ia berharap ada tambahan kuota melalui Anggaran Belanja Tambahan (ABT) agar jangkauan program semakin luas.

“Kalau ada tambahan, kami yakin kebutuhan hunian layak bisa terpenuhi meskipun bertahap,” pungkasnya. (Srn)

BERITA POPULER