Pesta Rakyat Manutung Jukut Dipastikan Tak Digelar

BERAU – Tradisi Manutung Jukut yang biasanya menjadi pesta rakyat dan rangkaian peringatan Hari Jadi Kabupaten Berau serta Hari Jadi Kota Tanjung Redeb, dipastikan tidak digelar tahun ini.

Sebagai gantinya, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perikanan menyiapkan program pembagian ikan segar bagi masyarakat di daerah rawan pangan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Perikanan Berau, Maulidiyah, menjelaskan keputusan ditiadakannya Manutung Jukut merupakan tindak lanjut dari surat edaran Bupati Berau setelah rapat koordinasi dengan Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Forkopimda Berau, serta arahan Inspektorat Jenderal Kemendagri.

“Berdasarkan surat edaran Bupati, hasil rapat Forkopimda, serta koordinasi dengan Kemendagri, maka kegiatan Manutung Jukut tahun ini dialihkan,” ujar Maulidiyah, Senin (15/9/2025).

Sebagai pengganti, Dinas Perikanan akan menyalurkan sekitar 3,7 ton ikan segar pada 20 September 2025, bertepatan dengan jadwal awal pelaksanaan Manutung Jukut. Dua kecamatan prioritas yang akan menerima bantuan adalah Kecamatan Segah dan Kecamatan Kelay.

“Kegiatan Manutung Jukut kita ganti dengan pembagian ikan segar ke daerah rawan pangan. Jadi bukan dibatalkan begitu saja, tapi manfaatnya kita arahkan langsung ke masyarakat yang membutuhkan,” jelasnya.

Penyaluran akan dilakukan melalui camat di masing-masing wilayah, kemudian diteruskan ke masyarakat. Mekanisme ini diharapkan membuat distribusi lebih terarah dan tepat sasaran.

Pemkab Berau menegaskan bahwa perayaan hari jadi tidak hanya bernilai seremonial, melainkan juga menjadi momentum untuk berbagi dan memperkuat ketahanan pangan warga.

“Harapan kami, meski Manutung Jukut tidak digelar, kegiatan ini tetap membawa manfaat dan membantu memenuhi kebutuhan pangan masyarakat,” pungkasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER