BERAU – Kekhawatiran warga terhadap banjir yang kerap melanda kawasan hulu Sungai Siagung mendapat perhatian serius dari DPRD Berau.
Ketua Komisi II, Rudi Mangunsong, memastikan pihaknya akan melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke lokasi untuk menelusuri dugaan perubahan alur sungai yang disebut dilakukan PT BBA.
“Ini harus dipastikan. Yang pertama, apakah memang ada izinnya. Kedua, apakah pengerjaannya sesuai dengan rekomendasi teknis dalam izin tersebut,” ujarnya, Selasa (26/8/2025).
Menurutnya, persoalan ini tidak bisa dianggap sepele. Sebab, perubahan alur sungai dikhawatirkan memperburuk kondisi banjir yang selama ini merugikan masyarakat. Akibatnya, kebun kelapa sawit dan akses transportasi warga ikut terdampak.
Pihaknya pun akan menggandeng Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau dalam sidak nanti. Serta meminta agar dokumen perizinan pengalihan sungai dapat ditunjukkan.
“Kalau izinnya memang ada, maka kami perlu memastikan apakah pelaksanaan teknisnya sudah sesuai. Jika ternyata lebar atau kedalamannya kurang, tentu harus ada perbaikan agar tidak berdampak pada masyarakat,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan perlunya solusi bersama antara pemerintah daerah, perusahaan, dan masyarakat agar polemik ini segera terselesaikan.
“Saya juga mengingatkan bahwa izin yang dikeluarkan kementerian semestinya tidak hanya sebatas dokumen, tetapi juga wajib disertai kajian teknis yang memadai,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

