BERAU – Penyaluran Beras Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP) di Kabupaten Berau pada tahun ini berlangsung lebih masif dibandingkan tahun 2024 lalu. Hingga pertengahan Agustus 2025, total penyaluran sudah mencapai 150 ton sejak dimulai pertengahan Juli lalu.
Kepala Perum Bulog Berau, Lucky Ali Akbar, menyampaikan bahwa jumlah tersebut meningkat cukup signifikan dibandingkan periode yang sama tahun lalu. Menurutnya, percepatan penyaluran dilakukan agar masyarakat dapat segera merasakan manfaat program pemerintah pusat itu.
“Jumlah penyaluran beras SPHP tersebut lebih cepat dan masif dibandingkan dengan periode yang sama di tahun lalu,” ujar Lucky, Rabu (20/8/2025).
Ia menjelaskan, target penyaluran beras SPHP untuk periode Juli–Desember 2025 mencapai 2.000 ton. Untuk itu, pihaknya terus mempercepat distribusi melalui kerja sama lintas sektor hingga akhir tahun.
“Beras SPHP ini merupakan program pemerintah pusat untuk menjaga stabilisasi harga dan pasokan di tengah fluktuasi harga beras di pasaran. Harapannya, masyarakat bisa mendapatkan beras dengan kualitas bagus atau premium, namun tetap dengan harga terjangkau,” jelasnya.
Lucky menegaskan bahwa Perum Bulog Berau berkomitmen menjaga ketersediaan stok beras, baik untuk kegiatan Gerakan Pangan Murah (GPM) maupun penyaluran langsung kepada masyarakat, termasuk di wilayah pedalaman.
“Semua sudah kami rencanakan agar distribusi lancar. Kami juga akan terus memastikan semua warga Berau bisa mendapatkan beras SPHP,” tegasnya.
Dengan terjaganya ketersediaan beras dan dukungan koordinasi lintas instansi, Lucky berharap masyarakat Berau tetap merasa tenang menghadapi gejolak harga pangan. “Itu harapan kami, masyarakat tenang dalam menghadapi fluktuasi harga pangan,” pungkasnya. (ril/dez)
Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

