BERAU – Keterlambatan penerbangan mewarnai keberangkatan jamaah haji asal Kabupaten Berau menuju Balikpapan, Kamis (14/5/2026). Penundaan terjadi akibat gangguan operasional pesawat yang digunakan maskapai Sriwijaya Air.
Kepala BLU UPBU Kelas I Kalimarau, Patah Atabri, menjelaskan pihak bandara menerima informasi dari maskapai sekitar pukul 09.00 Wita terkait adanya pergantian armada pesawat.
“Maskapai Sriwijaya menyampaikan ada gangguan operasional sehingga terjadi penundaan penerbangan kurang lebih dua sampai dua setengah jam,” ujarnya.
Ia menjelaskan, pesawat yang sebelumnya dijadwalkan melayani penerbangan jamaah haji dari eks Morowali harus diganti menggunakan armada Sriwijaya Air eks Ternate.
Meski terjadi keterlambatan, pihak bandara memastikan jadwal keberangkatan jamaah tetap berjalan. Pesawat diperkirakan mendarat di Kabupaten Berau sekitar pukul 16.20 Wita dan kembali lepas landas menuju Balikpapan pada pukul 17.00 Wita.
Patah mengaku sebelumnya telah mengingatkan seluruh pihak terkait agar keberangkatan jamaah haji tidak mengalami penundaan. Namun kondisi gangguan teknis di luar prediksi membuat jadwal penerbangan ikut terdampak.
“Waktu rapat dengan pemerintah daerah kemarin sudah saya tekankan jangan sampai ada delay keberangkatan haji. Tetapi karena ada gangguan operasional dan teknis, ini tidak bisa dipaksakan karena menyangkut keselamatan penerbangan,” katanya.
Selain itu, untuk mendukung kelancaran keberangkatan jamaah, pihak bandara juga telah berkoordinasi dengan berbagai instansi terkait. Mulai dari Kantor Kesehatan Pelabuhan, Dinas Kesehatan Berau, Puskesmas Teluk Bayur, Polres Berau, Dinas Perhubungan, Satpol PP hingga stakeholder lainnya.
“Di bandara juga ada posko kesehatan untuk jamaah haji ini,” ucapnya.
Pihaknya juga memastikan seluruh proses pelayanan jamaah haji diberikan secara maksimal, termasuk penyimpanan bagasi yang digratiskan tanpa pungutan biaya tambahan.
“Kami dari pihak bandara sangat mendukung keberangkatan jamaah haji ini. Penyimpanan bagasi semuanya gratis dan barang bawaan jamaah dijamin aman,” pungkasnya. (Srn)


