Pemkab Berau Targetkan 30 Sentra Pangan dan Gizi Rampung 2025

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau menargetkan pembentukan 30 unit Sentra Pangan dan Gizi (SPPG) di 13 kecamatan selesai pada akhir tahun 2025. Program ini menjadi bagian dari inisiatif Badan Gizi Nasional (BGN) untuk memperkuat ketahanan pangan sekaligus meningkatkan status gizi masyarakat, terutama anak sekolah.

Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, menjelaskan bahwa SPPG merupakan pusat intervensi pangan dan gizi yang kini mulai diterapkan secara nasional dengan melibatkan berbagai pihak di tingkat daerah.

“Kalau SPPG ini dibentuk oleh Badan Gizi Nasional. Dan sekarang di setiap daerah sudah ada koordinator masing-masing,” ujarnya, Jumat (19/9/2025).

Ia menambahkan, berdasarkan koordinasi dengan BGN, pembentukan SPPG di seluruh kecamatan di Berau ditargetkan rampung pada tahun ini. “Kalau menurut koordinatornya, insyaallah tahun ini selesai di 13 kecamatan yang ada,” katanya.

Saat ini, tiga SPPG telah aktif beroperasi, yakni di Kelurahan Karang Ambun, Kelurahan Gunung Panjang, dan Kelurahan Gunung Tabur. Sementara untuk wilayah lain, termasuk di sekitar Polsek, pembangunan masih dalam tahap proses.

Untuk memastikan kelancaran program, Pemkab Berau juga membentuk satuan tugas (Satgas) di tingkat kabupaten. Satgas ini beranggotakan beberapa dinas teknis dengan peran berbeda, mulai dari Dinas Pangan, Dinas Kesehatan, hingga Dinas Pendidikan.

“Satgas ini dibentuk untuk memperlancar saja. Karena tugas utama ada di Badan Gizi Nasional, sedangkan pemerintah daerah berperan dalam koordinasi dan monitoring,” terang Rakhmadi.

Ia merinci, Dinas Pangan berfokus pada pengawasan bahan pangan segar atau bahan mentah, sementara pengawasan kualitas dan higienitas makanan setelah dimasak menjadi tanggung jawab Dinas Kesehatan. Dinas Pendidikan sendiri berperan dalam sosialisasi program, khususnya karena mayoritas penerima manfaat adalah anak sekolah.

Dengan target rampungnya 30 SPPG hingga akhir 2025, Pemkab Berau berharap program ini dapat memberi manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya dalam mendukung tumbuh kembang generasi muda yang sehat dan berkualitas.

“Artinya memang tupoksi berbeda-beda, tapi semuanya saling melengkapi dalam mengawasi SPPG ini,” tandasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER