Pemkab Berau Siapkan Gugus Tugas Khusus Awasi Program Makan Bergizi Gratis

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau terus memperkuat pengawasan terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) dengan membentuk gugus tugas khusus yang akan bertugas memastikan keamanan pangan dan memberikan respons cepat apabila terjadi insiden keracunan makanan di sekolah.

Kepala Dinas Pangan Berau, Rakhmadi Pasarakan, mengungkapkan bahwa pembentukan gugus tugas ini merupakan langkah strategis pemerintah daerah untuk menutup celah potensi terjadinya masalah dalam distribusi dan pengolahan makanan bagi siswa.

“Ke depan, akan ada gugus tugas khusus yang disiapkan untuk merespons cepat bila terjadi kasus keracunan. Jadi, tidak hanya pengawasan di hulu, tetapi juga antisipasi langsung di lapangan,” terangnya.

Rakhmadi menjelaskan, selama ini pengawasan terhadap pangan sudah dilakukan secara berkala, mulai dari pemeriksaan bahan baku hingga menu yang disajikan di sekolah. Namun, dengan adanya gugus tugas ini, mekanisme pengawasan akan berjalan lebih terstruktur, sistematis, dan responsif.

Sebagai langkah konkret, pihaknya bersama Kodim dan Dinas Kesehatan Berau telah melakukan inspeksi ke Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Karang Ambun serta kunjungan ke SD Negeri 20 Berau beberapa waktu lalu. Kunjungan tersebut bertujuan memastikan distribusi program MBG berjalan sesuai standar, serta meninjau langsung kebersihan dapur dan proses pengolahan makanan di lapangan.

“Kami juga rutin melakukan uji sampel terhadap bahan pangan segar sebelum digunakan atau dimasak. Ini bagian dari komitmen kami menjaga kualitas makanan yang disajikan kepada siswa,” tambahnya.

Rakhmadi turut menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam menyukseskan program MBG. Menurutnya, Dinas Pendidikan berperan dalam memastikan SPPG mematuhi standar, Dinas Kesehatan berfokus pada aspek higienitas dan keamanan pangan, sementara Dinas Pangan mengawasi kualitas bahan yang digunakan.

“Setiap unsur memiliki perannya masing-masing, dan sinergi ini penting agar tidak ada celah yang bisa menimbulkan masalah di kemudian hari,” jelasnya.

“Kita ingin menjamin keamanan dan kebersihan pangan di setiap sekolah di Bumi Batiwakkal,” pungkasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER