Pemkab Berau Luncurkan Program SPALD-S 2025, Bangun 250 Jamban Sehat di 10 Wilayah

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) resmi meluncurkan program Sistem Pengelolaan Air Limbah Domestik Setempat (SPALD-S) tahun 2025.

Program ini menjadi langkah konkret dalam mewujudkan lingkungan sehat dan mendukung target Kabupaten Berau sebagai wilayah bebas buang air besar sembarangan dikenal dengan sebutan Open Defecation Free (ODF).

Kepala Bidang Air Minum dan Penyehatan Lingkungan Permukiman (AMPLP) DPUPR Berau, Decty Toge Manduli, menyampaikan bahwa program SPALD-S tahun ini menyasar 10 kampung dan kelurahan, dengan alokasi anggaran sebesar Rp4,2 miliar.

“Program ini menyasar 10 kampung dan kelurahan, dengan total anggaran Rp4,2 miliar untuk membangun 250 unit jamban sehat,” ungkapnya, Kamis (24/7/2025).

Ia menjelaskan, setiap wilayah sasaran akan mendapatkan alokasi 25 unit jamban, yang nantinya akan dikelola langsung oleh Kelompok Swadaya Masyarakat (KSM) setempat sebagai bentuk pemberdayaan dan partisipasi masyarakat lokal.

“Pemilihan lokasi dilakukan berdasarkan data dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Berau yang telah memetakan daerah-daerah yang belum mencapai status ODF,” jelasnya.

Adapun 10 wilayah sasaran program SPALD-S 2025 adalah Kampung Balikukup, Kampung Batu Putih, Kampung Biatan Lempake, Kampung Buyung-buyung, Kampung Semurut, Kampung Talisayan, Kampung Sukan Tengah, Kelurahan Gayam, Kelurahan Sambaliung dan Kelurahan Teluk Bayur

Dalam pelaksanaannya, DPUPR juga memastikan keterlibatan aktif masyarakat melalui kegiatan pendampingan teknis dan sosialisasi langsung di setiap lokasi pembangunan. Pendekatan ini penting untuk memastikan pembangunan sesuai standar sanitasi dan meningkatkan pemahaman warga terhadap pentingnya sanitasi yang sehat.

“Tim kami juga turun langsung ke masyarakat untuk melakukan sosialisasi. Ini penting agar warga siap dan memahami manfaat program SPALD-S secara menyeluruh,” tambah Decty.

Ia berharap, melalui program ini, kesadaran masyarakat terhadap sanitasi sehat semakin meningkat, sekaligus mempercepat pencapaian Berau sebagai kabupaten ODF secara bertahap dan berkelanjutan. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER