Pemkab Berau Luncurkan Layanan Perizinan Digital: Dorong Pelayanan Publik yang Efisien dan Transparan

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) terus berkomitmen meningkatkan kualitas pelayanan publik. Salah satu langkah strategis yang kini tengah digencarkan adalah digitalisasi sistem perizinan melalui peluncuran aplikasi layanan daring.

Kepala DPMPTSP Berau, Nanang Bakran, mengungkapkan bahwa inovasi ini memungkinkan masyarakat mengurus berbagai jenis izin secara online tanpa harus datang langsung ke kantor pelayanan.

“Sekarang masyarakat bisa mengakses layanan perizinan melalui aplikasi digital yang kami siapkan. Ini tentu akan memangkas waktu, biaya, dan tenaga,” ujar Nanang, Selasa (1/7/2025).

Melalui platform tersebut, masyarakat dapat mengajukan berbagai jenis perizinan, mulai dari izin usaha mikro, Persetujuan Bangunan Gedung (PBG), hingga layanan non-perizinan lainnya. Aplikasi ini juga dilengkapi dengan fitur pelacakan progres permohonan secara real-time dan notifikasi otomatis saat dokumen telah selesai diproses.

“Dengan sistem ini, masyarakat bisa memantau langsung proses perizinan yang diajukan. Transparansi dan efisiensi menjadi fokus utama kami,” tambahnya.

Tak hanya itu, DPMPTSP juga menyediakan layanan bantuan berupa fitur chat dan call center yang aktif selama jam kerja, guna memberikan kemudahan dan kenyamanan bagi masyarakat dalam mengakses informasi maupun pendampingan teknis.

Nanang menyampaikan bahwa layanan ini telah terintegrasi dengan Mal Pelayanan Publik (MPP), sehingga koordinasi lintas instansi dapat berjalan lebih optimal dan mempercepat proses layanan.

“Langkah ini merupakan bagian dari reformasi birokrasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi. Kami ingin menciptakan sistem pelayanan yang modern dan berpihak pada masyarakat,” tegasnya.

Ke depan, DPMPTSP akan terus menyempurnakan sistem layanan digital tersebut. Termasuk dengan memberikan pelatihan literasi digital kepada pelaku usaha dan perangkat kampung, agar seluruh lapisan masyarakat dapat memanfaatkan layanan ini secara maksimal.

“Kami ingin memastikan transformasi digital ini inklusif. Tidak boleh ada yang tertinggal dalam proses ini,” pungkasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER