BERAU – Upaya pemerataan pendidikan di wilayah pedalaman terus menjadi perhatian Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau. Salah satunya di Kawasan Adat Terpencil (KAT) Sei Maning, Kampung Birang, yang saat ini masih mengandalkan sekolah filial dari SD 001 Birang.
Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan, keberadaan sekolah filial ini memang ditujukan untuk melayani kebutuhan pendidikan anak-anak di kawasan terpencil.
“Kalau sekolah itu filial, artinya sekolah untuk melayani kampung terjauh. Permasalahannya memang lahan KBK. Tapi kita sudah adakan pertemuan, kami diminta percepatan untuk merapatkan, tinjau lokasi sudah tinggal untuk melegalkan,” ungkapnya.
Ia menambahkan, sejak 2023 sekolah tersebut telah resmi menjadi filial dari SD 001 Birang. Pemerintah daerah pun mengklaim sudah memberi perhatian serius, hanya saja proses pembangunan sekolah permanen masih menunggu kejelasan status lahan.
“Siswanya, termasuk kebutuhan sarana, jadi perhatian kami. Sudah beberapa kali pertemuan, mudah-mudahan pertemuan dengan Pak Wabup bisa segera ditindaklanjuti agar segera punya bangunan yang representatif,” ujarnya.
Kunjungan Wakil Bupati Berau ke Sei Maning, lanjutnya, menjadi sinyal kuat bahwa pemerintah daerah benar-benar berkomitmen menyelesaikan persoalan pendidikan di wilayah pedalaman. Dengan adanya solusi hibah lahan, baik dari perusahaan maupun warga, peluang pembangunan sekolah permanen di Sei Maning kian terbuka.
Dirinya berharap lahkah tidak berhenti pada wacana, tetapi segera diwujudkan agar anak-anak di kawasan tersebut tidak lagi belajar di rumah-rumah warga dengan fasilitas seadanya.
“Dengan dorongan Pemkab dan dukungan masyarakat, harapan akan hadirnya gedung sekolah layak di KAT Sei Maning semakin mendekati kenyataan,” pungkasnya. (ril/dez)
Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

