Kunjungan Wisata Lebaran 2026 di Berau Tembus 91 Ribu, Tertinggi dalam Lima Tahun Terakhir

BERAU– Kunjungan wisatawan ke Kabupaten Berau selama libur Hari Raya Idulfitri 2026 mengalami lonjakan signifikan. Dalam kurun waktu 20 hingga 29 Maret 2026, sebanyak 91.921 wisatawan tercatat mengunjungi 26 destinasi wisata yang tersebar di berbagai wilayah.

Sekretaris Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Berau, Samsiah Nawir, mengungkapkan bahwa angka tersebut menjadi yang tertinggi dalam lima tahun terakhir, sekaligus menunjukkan peningkatan minat wisatawan terhadap destinasi di Bumi Batiwakkal.

“Memang saat liburan Idulfitri lalu, lonjakan wisata sangat besar. Bahkan banyak wisatawan yang tidak mendapatkan penginapan akibat besarnya jumlah pengunjung, khususnya di wilayah Biduk-Biduk,” ujarnya, Selasa (31/3/2026).

Kawasan Biduk-Biduk menjadi penyumbang kunjungan wisatawan terbanyak dengan total 12.708 orang. Dari jumlah tersebut, destinasi unggulan Labuan Cermin mencatat 9.594 wisatawan, disusul Pulau Kaniungan sebanyak 3.114 wisatawan.

Secara keseluruhan, terdapat tiga destinasi yang menjadi penyumbang kunjungan terbesar di Kabupaten Berau. Posisi pertama ditempati Labuan Cermin dengan 9.594 wisatawan, diikuti Danau Tulung Ni Lenggo sebanyak 8.813 wisatawan, serta Air Asin Panas Pemapak dengan 7.863 wisatawan.

Menurut Samsiah, tingginya angka kunjungan tersebut tidak terlepas dari keterhubungan antar destinasi serta dukungan infrastruktur jalan yang semakin baik. Akses yang memadai membuat wisatawan lebih mudah menjangkau beberapa lokasi wisata dalam satu perjalanan.

“Dari tiga besar destinasi itu memang saling terhubung dan didukung infrastruktur jalan yang sudah memadai. Ini menjadi salah satu faktor utama peningkatan kunjungan,” jelasnya.

Selain infrastruktur, kemudahan akses menuju Berau melalui jalur darat, laut, dan udara juga menjadi faktor penting. Salah satu yang berpengaruh adalah dibukanya jalur darat baru yang menghubungkan Kabupaten Berau dengan Kutai Timur. Dengan adanya jalur alternatif ini, akses menuju destinasi unggulan di Biduk-Biduk tidak lagi bergantung pada satu rute saja.

“Ini tentu mempermudah wisatawan dari luar daerah untuk berkunjung dan memilih Berau sebagai tujuan liburan, khususnya ke Biduk-Biduk,” tambahnya.

Tak hanya faktor aksesibilitas, promosi pariwisata melalui media sosial juga dinilai berkontribusi besar dalam mendongkrak jumlah kunjungan. Berbagai konten visual yang menampilkan keindahan alam Berau dinilai berhasil menarik perhatian wisatawan domestik maupun luar daerah.

Dirinya berharap sektor pariwisata dapat terus berkembang secara berkelanjutan, sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat lokal melalui penguatan layanan, fasilitas, dan pengelolaan destinasi wisata yang lebih optimal.

“Kami berterima kasih kepada media dan para influencer yang telah membantu mempromosikan pariwisata Berau, sehingga semakin dikenal luas dan diminati wisatawan,” pungkasnya. (Ril)

BERITA POPULER