Krisis BBM di Maratua Kian Parah, Nelayan dan Pelaku Wisata Terdampak

BERAU — Krisis pasokan bahan bakar minyak (BBM) yang melanda Kecamatan Maratua, Kabupaten Berau, semakin mempersulit kehidupan masyarakat, terutama nelayan dan pelaku pariwisata.

Minimnya distribusi BBM membuat operasional harian lumpuh, termasuk aktivitas ekonomi utama di wilayah kepulauan tersebut.

Camat Maratua, Ariyanto, mengungkapkan bahwa pasokan BBM yang tersedia saat ini hanya mampu mencukupi kebutuhan masyarakat selama dua hingga tiga hari setelah pengiriman.

Distribusi BBM pun hanya dilakukan melalui satu Stasiun Pengisian Bahan Bakar Nelayan (SPBN), yang secara khusus diperuntukkan bagi kapal nelayan.

“Persoalannya, kebutuhan energi di Maratua bukan hanya dari sektor perikanan. Ada juga masyarakat umum dan pelaku usaha pariwisata yang sangat terdampak,” ujar Ariyanto, Rabu (23/7/2025).

Kondisi tersebut memaksa masyarakat untuk menunda berbagai aktivitas penting. Perjalanan laut terganggu, penginapan tak bisa beroperasi optimal, hingga transportasi wisata yang menjadi andalan ekonomi lokal ikut terdampak.

Sebagai langkah solusi jangka panjang, pihak kecamatan telah mengusulkan pembangunan dua unit Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) tambahan.

Rencananya, satu SPBU akan melayani Kampung Payung-Payung dan Kampung Bohe Silian, sementara satu lagi akan ditempatkan di Kampung Teluk Harapan dan Kampung Teluk Alulu.

Namun, usulan tersebut masih terbentur aturan teknis yang menyebut bahwa pembangunan SPBU dibatasi hanya satu unit per kecamatan.

“Sambil menunggu kepastian soal SPBU, kami berharap kuota BBM subsidi bisa ditambah. Setidaknya cukup untuk memenuhi kebutuhan 10 hingga 15 hari. Kalau hanya dua hari seperti sekarang, jelas menyulitkan,” tegasnya.

Permohonan penambahan kuota BBM bersubsidi ini telah diajukan ke Pemerintah Provinsi Kalimantan Timur.

Ia berharap adanya respons cepat agar aktivitas masyarakat tidak lumpuh total, mengingat tingginya ketergantungan masyarakat Maratua terhadap pasokan energi. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER