Kopi Keliling Jadi Peluang Ekonomi Kreatif Baru di Berau

BERAU – Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Kabupaten Berau terus menunjukkan perkembangan, salah satunya melalui tren Kopi Keliling yang kian digemari masyarakat, terutama kaum muda.

Bisnis berbasis ekonomi kreatif ini semakin menjamur di berbagai titik, mulai dari area perkantoran, kampus, hingga fasilitas publik.

Kopi Keliling merupakan usaha minuman kopi yang dijajakan menggunakan sepeda atau kendaraan sederhana. Popularitasnya meningkat karena harga yang terjangkau, kualitas rasa setara coffee shop, serta kenyamanan konsumen yang tidak perlu mendatangi kedai, melainkan didatangi penjual.

Kepala Dinas Koperasi, Perindustrian, dan Perdagangan (Diskoperindag) Berau, Eva Yunita, menilai tren ini sebagai sinyal positif tumbuhnya jiwa kewirausahaan di kalangan anak muda.

“Artinya, mereka tidak hanya menggantungkan diri untuk mencari pekerjaan, tapi berupaya membuka lapangan pekerjaan, meskipun untuk dirinya sendiri. Mudah-mudahan ke depan bisa berkembang dan memberi manfaat untuk orang lain,” ungkapnya.

Dirinya mendukung segala bentuk UMKM yang digagas anak muda, termasuk Kopi Keliling. Ia berharap usaha yang kini masih beroperasi di pinggir jalan dapat berkembang hingga memiliki tempat atau wadah usaha yang lebih permanen.

Namun, ia menekankan pentingnya legalitas usaha. “Kami akan melakukan pendataan dan pengecekan. Jika sudah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB), pemerintah akan lebih mudah membantu melalui fasilitas, pembinaan, maupun pemberian bantuan,” jelasnya.

Eva juga mengajak masyarakat yang serius menekuni usaha untuk segera mengurus legalitas. “Dengan legalitas resmi, pemerintah bisa memberikan dukungan, seperti pelatihan dan bantuan yang memperkuat usaha mereka,” tambahnya.

Dengan dukungan pemerintah dan kreativitas anak muda, Kopi Keliling diharapkan dapat tumbuh menjadi sektor UMKM yang berkontribusi pada peningkatan ekonomi masyarakat Berau.

“Kita perlu mendukung kreativitas anak muda dalam berwirausaha,” pungkasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER