BERAU – Rencana rotasi Jabatan Pimpinan Tinggi Pratama (JPTP) di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau kini memasuki tahap lanjutan. Sejumlah pejabat telah menjalani proses wawancara sebagai bagian dari pemetaan, yang akan menjadi dasar dalam pengambilan keputusan mutasi jabatan ke depan.
Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Berau, Dedy Okto Nooryanto, menegaskan pentingnya menempatkan pejabat sesuai dengan latar belakang pendidikan dan kompetensi yang dimiliki, demi menjaga kinerja optimal organisasi perangkat daerah (OPD).
“Saya minta kepada bupati, menempatkan orang betul-betul dengan skill dan keahliannya, jangan menempatkan bukan pada bidangnya,” ujarnya, Sabtu, (2/8/2025).
Dedy menilai rotasi merupakan hal yang lumrah dalam dinamika birokrasi, terlebih mengingat adanya beberapa kepala OPD yang akan memasuki masa pensiun dalam waktu dekat. Namun, ia mengingatkan bahwa penempatan yang tidak tepat dapat berpengaruh pada kualitas pelayanan publik.
“Ini menjadi PR bupati, karena kalau menempatkan orang yang tidak tepat akan berdampak pada OPD-nya,” tambahnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa dirinya tidak memandang negatif rencana rotasi tersebut, justru melihatnya sebagai bentuk antisipasi pemerintah dalam menjaga kesinambungan pelayanan publik di tengah kekosongan jabatan.
“Saya tidak memandang negatif, karena rotasi ini banyak pada dinas yang akan pensiun. Dia juga harus mengisi kekosongan itu agar pelayanan jangan sampai kosong,” jelasnya.
Dedy berharap, rotasi kali ini bisa menjadi momentum untuk meningkatkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) di Kabupaten Berau. Ia pun mendorong agar prinsip “the right man in the right place” dijadikan pedoman utama dalam proses rotasi pejabat.
“Orang yang tepat harus di posisi yang tepat juga,” pungkasnya. (ril/dez)
Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

