BERAU – Keterbatasan jumlah personel tidak menyurutkan langkah Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Disdamkarmat) Berau dalam menghadapi ancaman kebakaran di tengah potensi kemarau panjang akibat fenomena El Nino.
Kepala Bidang Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat, mengungkapkan bahwa pihaknya terus mematangkan berbagai langkah antisipasi guna menghadapi kemungkinan terburuk.
Ia menilai, meskipun El Nino merupakan siklus alam, intensitasnya kali ini patut diwaspadai karena berpotensi memicu musim panas berkepanjangan yang berdampak luas.
“Durasi panasnya bisa panjang, bahkan berbulan-bulan. Ini yang harus kita antisipasi sejak awal,” ujarnya.
Menurutnya, ancaman yang ditimbulkan tidak hanya sebatas kebakaran hutan dan lahan, tetapi juga dapat merembet ke sektor lain seperti pertanian yang rawan kekeringan hingga terganggunya aktivitas perikanan masyarakat.
Untuk mengantisipasi hal tersebut, pihaknya melakukan penataan ulang personel serta memperkuat latihan rutin guna meningkatkan kesiapan di lapangan.
“Kami juga membentuk tim siaga agar respons terhadap kejadian kebakaran bisa lebih cepat dan terkoordinasi,” ucapnya.
Saat ini, kata dia, sebanyak 88 personel telah ditempatkan di hampir seluruh kecamatan di Kabupaten Berau. Meski jumlah tersebut masih jauh dari kebutuhan ideal, pihaknya tetap berupaya mengoptimalkan peran dengan melibatkan relawan serta Masyarakat Peduli Api.
“Kalau untuk armada Alhamdulillah masih cukup menunjang operasional. Kami ada mobil tangki di tiap kecamtan dan belasan kendaraan pendukung di pos induk,” pungkasnya. (Srn)

