Kelay Tertinggal dalam Status Desa Mandiri, DPMK Berau Siapkan Strategi Kolaboratif

BERAU – Kecamatan Kelay masih menghadapi tantangan serius dalam pembangunan desa. Hingga saat ini, belum satu pun kampung di wilayah tersebut yang berhasil mencapai status Desa Mandiri, meskipun potensinya dinilai cukup besar.

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Kampung (DPMK) Berau, Tenteram Rahayu, menyebut pihaknya tengah menyiapkan langkah strategis untuk mempercepat peningkatan status desa di wilayah tersebut.

Berdasarkan data terbaru, dari total 18 kampung di Kecamatan Kelay, sebanyak 6 kampung berstatus maju, sementara sisanya masih berada pada kategori berkembang.

Hal ini, kata Tenteram, membuat status keseluruhan kecamatan masih tertinggal dibandingkan wilayah lain di Berau yang telah memiliki Desa Mandiri. “Belum ada Desa Mandiri di Kelay. Ini yang menjadi fokus kami untuk segera ditingkatkan,” ujar Tenteram, Senin (13/4/2026).

Sebagai tindak lanjut dari Surat Keputusan Bupati Berau Nomor 6 Tahun 2025 tentang Tim Percepatan Pembangunan Berkelanjutan, DPMK mulai menggerakkan berbagai pihak untuk terlibat dalam upaya percepatan pembangunan desa.

Langkah awal dilakukan dengan mengumpulkan para pemangku kepentingan di tingkat kampung, mulai dari kepala kampung, Badan Permusyawaratan Kampung (BPK), hingga tokoh adat. “Forum ini untuk memetakan potensi sekaligus mengidentifikasi tantangan melalui analisis SWOT,” ucapnya.

Lanjut Tenteram, hasil pemetaan ini nantinya akan menjadi dasar bagi organisasi perangkat daerah (OPD) serta pihak swasta dalam merumuskan program dan intervensi yang tepat sasaran.

Ia pun menegaskan, percepatan pembangunan desa tidak bisa hanya mengandalkan pemerintah.  “Sehingga kami mengusung pendekatan pentahelix yang melibatkan pemerintah, akademisi, pelaku usaha, masyarakat, dan media,” katanya.

Selain itu, ada lima sektor prioritas yang akan didorong secara simultan, meliputi pelayanan dasar, aksesibilitas wilayah, penguatan ekonomi desa, tata kelola pemerintahan, serta kelembagaan kampung. “Semua harus bergerak bersama, termasuk peningkatan kapasitas aparatur kampung. Tim percepatan ini akan memberikan rekomendasi langsung kepada bupati terkait program prioritas yang perlu dijalankan di Kelay,” pungkasnya. (Srn)

BERITA POPULER