Kekurangan Petugas, Pembersihan Sungai Segah Belum Maksimal

BERAU – Upaya menjaga kebersihan Sungai Segah di Kabupaten Berau masih menghadapi tantangan serius. Hal itu akibat keterbatasan sumber daya manusia (SDM) yang membuat armada perahu kebersihan belum bisa dimanfaatkan secara optimal.

Dinas Lingkungan Hidup dan Kebersihan (DLHK) Berau telah memiliki tiga unit perahu pembersih sampah yang disiapkan untuk menyisir aliran Sungai Segah. Namun, operasional perahu tersebut belum bisa dilakukan setiap hari.

“Saat ini pembersihan sungai hanya berlangsung sekitar tiga kali dalam sepekan,” ujar Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Bidang Kebersihan dan Pengelolaan Sampah Limbah B3 DLHK Berau, Helmi.

Dikatakannya, keterbatasan petugas lapangan menjadi faktor utama yang menghambat intensitas pembersihan sungai.

“Operasionalnya memang tidak setiap hari, karena petugas kita di lapangan masih terbatas. Dalam seminggu itu sekitar tiga kali,” ucapnya.

Menurut Helmi, idealnya satu unit perahu kebersihan membutuhkan empat orang petugas agar dapat beroperasi secara efektif. Dengan tiga perahu yang tersedia, DLHK Berau setidaknya memerlukan tambahan delapan hingga sepuluh tenaga lapangan agar seluruh armada bisa dijalankan secara rutin.“SDM kita sangat kurang. Kita punya tiga perahu, dan tidak ada penambahan perahu. Yang kita upayakan justru penambahan SDM supaya perahu yang ada bisa beroperasi optimal,” jelasnya.

Kondisi tersebut, kata dia, berdampak langsung pada kebersihan Sungai Segah, yang selama ini masih menjadi salah satu wajah lingkungan perkotaan Berau.

“Sampah yang mengapung di aliran sungai kerap dikeluhkan masyarakat, terutama di kawasan yang padat aktivitas,” tuturnya.

Terkait penambahan tenaga kerja, Helmi menegaskan bahwa DLHK Berau tidak melakukan rekrutmen langsung tenaga kebersihan sebagai aparatur sipil negara (ASN).

Untuk tenaga teknis lapangan, pihaknya menggunakan skema Penyedia Jasa Lainnya Perorangan (PJLP) atau melalui pihak ketiga.

“Untuk ASN sudah ada PNS dan PPPK. Sementara tenaga teknis lapangan kita menggunakan pihak ketiga,” pungkasnya. (Srn)

BERITA POPULER