Jelang TKA April, Disdik Berau Matangkan Kesiapan Sekolah dan Guru

BERAU – Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Berau memastikan telah mulai mempersiapkan simulasi soal Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi peserta didik kelas VI Sekolah Dasar (SD) dan kelas IX Sekolah Menengah Pertama (SMP). Pelaksanaan TKA tersebut dijadwalkan berlangsung pada April mendatang.

Kepala Disdik Berau, Mardiatul Idalisah, menjelaskan bahwa TKA menjadi salah satu instrumen penilaian kemampuan akademik siswa yang ke depan akan digunakan sebagai dasar pertimbangan untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang berikutnya.

“Ini menjadi bagian dari penilaian kemampuan akademik siswa. Karena itu kami harus mempersiapkan dengan baik agar anak-anak siap menghadapinya,” ujarnya.

Saat ini, Disdik Berau tengah mematangkan kesiapan internal, baik dari sisi sekolah maupun tenaga pendidik. Salah satu langkah awal yang dilakukan adalah menyiapkan kegiatan latihan soal agar siswa memiliki gambaran mengenai bentuk dan karakter soal TKA.

“Kita lagi siap-siap ini untuk TKA di tahun ini. Pelaksanaannya akan dilakukan di bulan April,” ungkapnya.

Sebagai bagian dari persiapan, Disdik Berau telah melaksanakan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) serta Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), khususnya untuk mata pelajaran yang akan diujikan dalam TKA. Melalui forum MGMP, para guru dilibatkan secara langsung dalam proses penyusunan soal latihan.

Menurut Mardiatul, pelibatan guru dalam pembuatan soal latihan sangat penting mengingat sistem penilaian TKA merupakan hal baru dan belum pernah diterapkan pada tahun-tahun sebelumnya.

“Jadi kami harus benar-benar siap. Soal-soal latihan itu untuk melatih anak-anak menghadapi TKA. Jangan sampai nanti anak-anak kaget karena belum pernah,” terangnya.

Pada tahap awal pelaksanaan, TKA memang belum diwajibkan bagi seluruh sekolah. Namun demikian, Disdik Berau berencana mendorong semua sekolah untuk ikut berpartisipasi demi pemerataan kesiapan peserta didik.

“Kalau di tahun sebelumnya kan tidak ada. Memang nanti tidak wajib untuk semua sekolah, hanya bagi sekolah yang mau. Tapi insya Allah saya akan meminta agar semuanya ikut,” bebernya.

Ia menambahkan, persiapan simulasi soal ditargetkan rampung dalam waktu sekitar satu bulan. Pertimbangan tersebut diambil agar kegiatan latihan tidak terlalu berat jika harus dilaksanakan bertepatan dengan bulan Ramadan yang waktunya sudah semakin dekat.

Terkait materi TKA, Mardiatul menjelaskan bahwa soal resmi akan disiapkan oleh pemerintah pusat. Sementara peran daerah hanya sebatas menyiapkan soal latihan sebagai bahan pembiasaan bagi siswa.

“Namun, ada juga guru-guru asal Berau yang turut dilibatkan secara nasional dalam proses penyusunan soal TKA,” pungkasnya. (Ril)

BERITA POPULER