Hilang di Laut Sejak Sabtu, Nelayan Batu Putih Ditemukan Selamat di Hutan Bakau

BERAU — Harapan keluarga dan tim pencari akhirnya terjawab setelah seorang nelayan yang sempat dilaporkan hilang di perairan Kecamatan Batu Putih ditemukan dalam keadaan selamat, Senin (25/5/2026).

Nelayan bernama Suriansyah (47) itu sebelumnya dikabarkan hilang usai perahunya ditemukan mengapung tanpa awak di tengah laut. Korban diketahui bertahan hidup sekitar 36 jam sebelum akhirnya ditemukan di tepian hutan bakau.

Peristiwa itu bermula ketika rekan korban, Ardiansyah (41), merasa curiga lantaran Suriansyah belum juga pulang setelah pergi melaut sejak Sabtu sore.

Saat mendatangi lokasi tempat korban biasa memancing pada Ahad pagi, Ardiansyah justru menemukan perahu korban dalam kondisi kosong. Seluruh perlengkapan memancing masih berada di atas perahu, namun tidak ada tanda keberadaan pemiliknya.

Laporan tersebut kemudian diteruskan ke Pos Polairud Batu Putih dan langsung dilakukan operasi pencarian gabungan.

Kepala Bidang Pemadaman dan Penyelamatan Disdamkarmat Berau, Nofian Hidayat, mengatakan pencarian melibatkan puluhan nelayan dan berbagai unsur SAR.

“Setelah laporan diterima, kami langsung melakukan koordinasi cepat dengan seluruh unsur terkait untuk melaksanakan pencarian di lokasi kejadian,” ujarnya.

Dalam operasi tersebut, sebanyak 31 perahu nelayan, satu kapal besar, speed boat Polairud, hingga rubber boat milik Basarnas diterjunkan menyisir area perairan dan kawasan bakau di sekitar lokasi ditemukannya perahu korban.

Memasuki hari kedua pencarian, tim gabungan memperluas penyisiran hingga radius sekitar 500 meter. Upaya itu akhirnya membuahkan hasil ketika warga melihat adanya pergerakan di kawasan hutan bakau sekitar pukul 13.47 Wita.

Korban ditemukan dalam kondisi lemah di pinggiran perairan bakau, tidak jauh dari lokasi awal perahunya ditemukan.

“Korban ditemukan dalam keadaan hidup oleh masyarakat nelayan yang ikut melakukan penyisiran,” kata Nofian.

Setelah dievakuasi, korban langsung dibawa menuju posko gabungan SAR Batu Putih untuk mendapatkan penanganan medis.

Hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan pendalaman terkait penyebab korban bisa terpisah dari perahunya hingga akhirnya terdampar di kawasan hutan bakau.

“Untuk perahu dan alat pancing korban sudah diamankan di Pos Polairud Batu Putih,” pungkasnya. (Srn)

BERITA POPULER