BERAU – Meski Pemerintah Kabupaten Berau tengah menerapkan kebijakan efisiensi anggaran di sejumlah sektor, pelaksanaan job fair tahun 2026 dipastikan tetap berjalan.
Dinas Ketenagakerjaan dan Transmigrasi (Disnakertrans) Berau menegaskan bahwa kegiatan tersebut tetap menjadi program prioritas dalam upaya menekan angka pengangguran di daerah.
Kepala Disnakertrans Berau, Zulkifli Azhari, menyampaikan bahwa efisiensi anggaran tidak berdampak signifikan terhadap pelaksanaan job fair. Penyesuaian hanya dilakukan pada beberapa komponen, seperti perjalanan dinas narasumber, tanpa mengurangi substansi kegiatan.
“Job fair tetap berjalan di tahun 2026. Efisiensi anggaran ini hanya berdampak pada perjalanan dinas narasumber saja, tidak mengganggu pelaksanaan kegiatan secara keseluruhan,” ujarnya.
Menurutnya, job fair memiliki peran strategis sebagai jembatan yang mempertemukan pencari kerja dengan dunia usaha dan industri. Oleh sebab itu, kegiatan tersebut tetap dipertahankan sebagai agenda utama Disnakertrans, meskipun terdapat penyesuaian anggaran di berbagai lini.
Ia menilai, keterbatasan anggaran justru menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dengan perusahaan-perusahaan yang beroperasi di Kabupaten Berau. Disnakertrans mendorong dunia usaha agar mengambil peran lebih besar dalam mendukung kesuksesan pelaksanaan job fair.
“Keterbatasan anggaran justru menjadi momentum untuk memperkuat sinergi dan kolaborasi dengan dunia usaha dan industri. Ke depan, kami meminta kontribusi perusahaan harus lebih besar dari sebelumnya. Job fair ini tidak bisa hanya bertumpu pada pemerintah saja,” tegasnya.
Zulkifli menjelaskan, keterlibatan perusahaan tidak hanya sebatas membuka stan atau memajang informasi lowongan kerja. Lebih dari itu, dibutuhkan komitmen nyata dalam menyediakan peluang kerja yang sesuai dengan kebutuhan industri sekaligus kompetensi tenaga kerja lokal.
Dengan pola tersebut, ia berharap job fair tidak sekadar menjadi agenda seremonial tahunan, melainkan benar-benar memberikan dampak nyata bagi masyarakat, khususnya para pencari kerja di Berau.
“Tujuan utama kami adalah meningkatkan serapan tenaga kerja lokal. Perusahaan yang beroperasi di Berau juga harus ikut bertanggung jawab terhadap penyerapan tenaga kerja daerah,” ujarnya.
Selama ini, Disnakertrans Berau terus melakukan pembenahan dalam penyelenggaraan job fair. Upaya tersebut meliputi pendataan pencari kerja secara lebih akurat, pemetaan kebutuhan tenaga kerja perusahaan, hingga penyesuaian kompetensi melalui program pelatihan kerja yang relevan.
Langkah tersebut dilakukan agar terjadi kesesuaian antara kebutuhan industri dan kemampuan tenaga kerja lokal, sehingga proses rekrutmen dapat berlangsung lebih efektif dan tepat sasaran.
Ke depan, Disnakertrans menargetkan pelaksanaan job fair yang lebih berkualitas, dengan jumlah perusahaan peserta yang meningkat serta variasi lowongan kerja yang lebih luas dan beragam.
“Dengan dukungan penuh dari perusahaan, kami optimistis target peningkatan penyerapan tenaga kerja lokal dapat tercapai secara optimal pada tahun 2026,” pungkasnya. (Ril)

