Efisiensi Anggaran Tak Ganggu Program Prioritas, Diskominfo Berau Pastikan Layanan Tetap Optimal

BERAU – Meski mengalami pemangkasan anggaran hingga 50 persen pada sektor perjalanan dinas, Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Berau memastikan bahwa efisiensi tersebut tidak berdampak pada realisasi program-program prioritas.

Kepala Diskominfo Berau, Didi Rahmadi, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi anggaran yang berlaku tidak hanya menyasar Diskominfo, tetapi juga seluruh perangkat daerah lainnya. Namun demikian, ia memastikan program strategis seperti perluasan jaringan internet dan pengentasan blank spot tetap berjalan dengan lancar.

“Kalau untuk program yang berhubungan dengan prioritas pemerintah daerah, seperti perluasan jaringan internet, alhamdulillah berjalan dengan lancar. Salah satu upaya kami dalam pengentasan blank spot adalah dengan penyediaan internet gratis,” ujarnya, Senin (3/7/2025).

Diskominfo Berau terus berkomitmen untuk mendukung transformasi digital dan keterbukaan informasi publik melalui sembilan program unggulan. Salah satunya adalah pemasangan 250 titik internet baru yang direncanakan terealisasi pada tahun 2025 di berbagai kecamatan.

“Kami juga aktif memperkuat keterbukaan informasi publik melalui optimalisasi peran PPID,” tambah Didi.

Selain penguatan infrastruktur digital, Diskominfo juga menjalankan program pembentukan Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) yang berperan dalam menyebarluaskan informasi positif serta menangkal hoaks. Peningkatan citra daerah pun dilakukan melalui program Berau City Branding (BCB), serta mendukung digitalisasi desa dengan internet gratis.

Didi mengungkapkan, efisiensi anggaran diterapkan sesuai instruksi kepala daerah dan sekretaris daerah, dengan memangkas pengeluaran non-esensial seperti perjalanan dinas, belanja barang dan jasa, serta kegiatan seremonial. “Kebijakan efisiensi ini tidak mengganggu program-program utama kami. Hampir 40 persen anggaran kami memang terkena efisiensi, tapi pelayanan utama tetap kami jaga,” tegasnya.

Diskominfo juga tengah mempersiapkan pembangunan videotron di Kecamatan Teluk Bayur pada tahun ini. Proyek ini menjadi prioritas karena sebelumnya dari lima unit videotron yang direncanakan, Teluk Bayur belum mendapat bagian.

“Jadi ini utang kita. Seharusnya kemarin ada lima videotron, tapi Teluk Bayur belum ada. Jadi tahun ini kami adakan di sana,” jelas Didi.

Untuk menunjang keberlanjutan program, Diskominfo juga berharap adanya peran serta dari pihak swasta melalui Corporate Social Responsibility (CSR). Khususnya dalam pengadaan fasilitas videotron dan WiFi gratis di daerah-daerah yang masih mengalami blank spot.

“Kami sangat berharap CSR ikut berperan dalam mengatasi wilayah-wilayah blank spot di Kabupaten Berau,” pungkasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER