BERAU – Pengelolaan sumber daya air terus dioptimalkan oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau sebagai bagian dari strategi mendukung ketahanan pangan serta menciptakan permukiman yang nyaman dan bebas genangan.
Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata, mengatakan bahwa upaya ini difokuskan pada dua sektor utama, yakni sistem irigasi pertanian dan pengembangan jaringan drainase di kawasan permukiman serta fasilitas umum.
Pengelolaan air, kata dia, baik melalui irigasi maupun drainase, memiliki peran penting dalam menunjang kesejahteraan masyarakat, terutama di wilayah dengan potensi pertanian yang masih tinggi.
“Ada dua pembagian kerja di bidang kami. Irigasi kami fokuskan untuk mendukung lahan persawahan, sementara drainase kami tangani agar lingkungan permukiman dan fasilitas umum terhindar dari genangan berlebih,” ujarnya.
Salah satu lokasi prioritas dalam pengembangan drainase berada di Kampung Tasuk. Wilayah ini dinilai strategis karena sistem drainasenya menopang sejumlah infrastruktur penting, seperti sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP). Meksi demikian, pengembangan di kawasan ini menghadapi sejumlah tantangan teknis, terutama terkait pembangunan jembatan kecil dengan lebar di bawah enam meter.
“Pembangunan jembatan kecil seringkali terkendala teknis yang cukup rumit. Namun demikian, kami tetap berkomitmen melanjutkan program ini demi mendukung infrastruktur yang lebih baik,” jelasnya.
Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari upaya jangka panjang pemerintah daerah dalam membangun infrastruktur pengelolaan air yang efektif, adaptif, dan berkelanjutan.
“Sinergi antara sistem irigasi dan drainase diharapkan dapat meningkatkan produktivitas pertanian sekaligus menciptakan lingkungan yang lebih sehat dan aman bagi masyarakat,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

