Dishub Berau Pasang Ratusan Lampu Jalan Tenaga Surya, Fokus di Wilayah Minim Penerangan

BERAU – Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Berau terus meningkatkan layanan penerangan jalan di daerah minim fasilitas. Salah satu upaya konkret yang dilakukan adalah pemasangan Penerangan Jalan Umum Tenaga Surya (PJUTS) di sejumlah kecamatan.

Kepala Dishub Berau, Andi Marewangeng, mengatakan pihaknya saat ini tengah melaksanakan tiga kegiatan utama di lapangan, yakni pengecoran fondasi PJUTS di Kecamatan Tabalar dan Tubaan, serta pelaksanaan Mobil Crane Operation (MC0) di Pelabuhan Tersuleng.

“Seluruh pengecoran dilakukan dengan sistem precast di lokasi terkontrol untuk menjamin mutu, kualitas, dan kuantitas pekerjaan sesuai standar. Setelah uji mutu selesai, baru lampu-lampu akan dipasang,” ungkapnya.

Saat ini, pihaknya menargetkan pemasangan sekitar 60 unit PJUTS per kecamatan. Namun, distribusi per desa bisa bervariasi, antara tiga hingga lima unit, tergantung kebutuhan dan kondisi wilayah.

PJUTS yang digunakan seluruhnya memanfaatkan panel surya mandiri, tanpa bergantung pada jaringan listrik PLN. Hal ini ditujukan untuk menjawab kebutuhan penerangan di wilayah-wilayah yang masih minim fasilitas.

“Anggaran pemasangan PJUTS ini berasal dari APBD Murni 2025, dengan nilai alokasi bervariasi per kecamatan, yakni antara Rp 2,3 miliar hingga Rp 2,4 miliar, sesuai hasil musrenbang dan survei lapangan,” jelasnya.

Adapun lokasi pemasangan, kata dia, diprioritaskan di titik-titik strategis seperti tikungan, tanjakan, kawasan rawan kecelakaan, fasilitas umum, serta pemukiman padat penduduk.

Meski demikian, ia tak menampik masih banyak keluhan masyarakat soal lampu PJU yang sering mati, khususnya yang masih menggunakan sistem listrik konvensional.

“Dulu ada sekitar 3.000 unit lampu yang dipasang langsung ke tiang listrik tanpa meteran. Ini sering bermasalah karena perawatannya tidak maksimal,” katanya.

Untuk itu, Dishub Berau tengah mengupayakan peremajaan sistem penerangan jalan dengan mengganti lampu lama menggunakan PJU ber-AC bermeteran dan lampu LED 80 watt yang lebih hemat energi dan efisien.

“Langkah ini kami harapkan mampu mengurangi biaya operasional serta mempermudah proses pemantauan,” pungkasnya. (srn/dez)

Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

BERITA POPULER