BERAU – Kejuaraan Menembak Piala Bupati Berau akhirnya resmi digelar kembali pada Juni 2025 lalu, setelah dua dekade tidak terlaksana. Kegiatan ini mendapat sambutan hangat dari berbagai kalangan, termasuk Wakil Ketua II DPRD Berau, Sumadi.
Ia menyampaikan apresiasinya atas terselenggaranya kejuaraan yang sempat vakum selama 20 tahun tersebut.
“Saya sangat mengapresiasi inisiatif ini. Setelah 20 tahun vakum, akhirnya kejuaraan ini kembali digelar. Mudah-mudahan ini menjadi awal yang baik agar kejuaraan ini bisa menjadi agenda tahunan,” ujarnya, Rabu (2/7/2025).
Ia menilai, kejuaraan ini tidak hanya sebagai ajang kompetisi, tetapi juga menjadi wadah pembinaan bagi generasi muda, terutama dalam olahraga menembak yang saat ini telah masuk dalam cabang olahraga (cabor) prestasi.
“Kejuaraan ini bukan hanya soal kompetisi, tapi juga ajang bagi anak-anak muda di Berau dan Kalimantan Timur untuk menyalurkan bakat dan potensi mereka. Kita harap akan lahir atlet-atlet baru dari sini,” tuturnya.
Meskipun saat ini masih berskala regional yang mencakup Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara, Sumadi menilai potensi kejuaraan ini cukup besar untuk dikembangkan ke tingkat nasional.
“Kita harap ke depan skalanya bisa diperluas, mungkin ke tingkat nasional. Apalagi Berau ini salah satu daerah kepulauan yang kaya potensi. Ini bisa jadi ajang promosi juga,” jelasnya.
Ia menyebut, kejuaraan ini juga dapat menjadi sarana promosi daerah serta mendukung sektor pariwisata dan ekonomi lokal.
“Kegiatan ini penting untuk menghidupkan kembali semangat olahraga di Kabupaten Berau serta mempererat silaturahmi antar komunitas menembak dari berbagai daerah,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

