Derawan Tetap Primadona, 8.054 Wisatawan Kunjungi Saat Libur Idulfitri 2026

BERAU – Kunjungan wisatawan ke destinasi unggulan Pulau Derawan selama libur Hari Raya Idulfitri 2026 tercatat mencapai 8.054 orang. Data tersebut dihimpun selama periode 20 hingga 29 Maret 2026.

Kepala UPT Pengelola Pariwisata Kepulauan Derawan, Ilham, menjelaskan bahwa data kunjungan diperoleh dari dua pintu utama, yakni Dermaga Sidayang di Tanjung Batu dan Dermaga Sanggam di Tanjung Redeb.

“Kami dari UPT khusus mendata dari Pelabuhan Tanjung Batu dan Dermaga Sanggam Tanjung Redeb. Setelah itu, data kami kirimkan ke Disbudpar Berau untuk digabungkan,” ujarnya.

Ia merinci, dari total kunjungan tersebut, sebanyak 7.364 wisatawan masuk melalui Dermaga Sidayang Tanjung Batu, sementara 690 wisatawan melalui Dermaga Sanggam Tanjung Redeb. Data ini merupakan akumulasi kunjungan selama masa libur Lebaran.

Selain dari dua pintu tersebut, Ilham menyebut masih terdapat wisatawan yang datang melalui jalur lain, seperti dari wilayah Kalimantan Utara. Pendataan untuk jalur tersebut dilakukan oleh Pemerintah Kampung Pulau Derawan melalui kelompok sadar wisata (pokdarwis), termasuk melalui data perjalanan dari agen tur, travel, hingga resort.

“Jadi untuk wisatawan yang datang dari jalur lain, datanya dihimpun oleh pemerintah kampung, termasuk dari penggiat tour dan resort,” jelasnya.

Ia menambahkan, kunjungan wisatawan ke Pulau Derawan masih didominasi oleh wisatawan lokal. Namun, tren kunjungan wisatawan mancanegara mulai kembali terlihat, baik sebelum maupun setelah periode libur Lebaran.

Meski demikian, Ilham mengakui terjadi sedikit penurunan jumlah kunjungan dibandingkan tahun-tahun sebelumnya. Hal ini dipengaruhi oleh terbukanya akses menuju kawasan pesisir selatan Berau, khususnya wilayah Biduk-Biduk, yang kini menjadi alternatif destinasi wisata baru bagi para pelancong.

Menurutnya, keberadaan infrastruktur seperti Jembatan Nibung yang menghubungkan Berau dengan Kutai Timur turut mendorong pergeseran arus wisatawan ke kawasan pesisir.

“Destinasi kita sekarang terbagi. Dengan terbukanya akses ke wilayah pesisir, banyak wisatawan yang memilih ke sana. Jadi kunjungan ke Derawan sedikit menurun, tapi tidak signifikan, masih relatif sama dengan tahun sebelumnya,” ungkapnya.

Kendati mengalami penyesuaian jumlah kunjungan, tingkat hunian penginapan di Pulau Derawan selama libur Lebaran tetap tinggi. Berdasarkan pantauan di lapangan, jumlah wisatawan yang menginap di resort dan penginapan berkisar antara 200 hingga 300 orang per hari.

“Selama periode libur, okupansi penginapan tetap penuh, namun tidak sampai terjadi overload seperti yang terjadi di beberapa destinasi lain. Semua wisatawan masih bisa terakomodasi dengan baik,” katanya.

Ilham berharap, ke depan sektor pariwisata di Kabupaten Berau dapat terus berkembang dengan dukungan infrastruktur, promosi, serta pengelolaan destinasi yang semakin baik.

“Semoga pariwisata Berau ke depan semakin maju dan mampu menarik lebih banyak wisatawan, baik domestik maupun mancanegara,” pungkasnya. (ril)

BERITA POPULER