BERAU – Meski beberapa hari terakhir wilayah Berau diguyur hujan, potensi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) masih perlu diwaspadai.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau, Mashyadi Muhdi, mengingatkan masyarakat agar tidak lengah terhadap ancaman kebakaran.
Menurutnya, pemantauan terakhir sempat mencatat hingga 51 hotspot di sejumlah titik.
“Kami terus melakukan pemantauan hotspot. Angka sempat tinggi, mencapai 51 titik, tapi kondisi saat ini sedikit berkurang karena faktor hujan,” jelasnya.
Dikatakannya, penanganan karhutla menjadi tanggung jawab bersama, bukan hanya pemerintah. Untuk itu, BPBD terus berkoordinasi dengan berbagai pihak, mulai dari TNI, Polri, hingga Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) yang tersebar di Berau Barat, Berau Utara, dan Berau Tengah.
Selain itu, kesiapsiagaan juga dilakukan melalui posko dan unit damkar di tiap kecamatan. Namun, ia menilai peran masyarakat tetap sangat penting, terutama dalam mencegah terjadinya kebakaran sejak dini.
“Imbauan utama kami adalah mencegah. Jangan melakukan pembakaran secara sembarangan karena dampaknya bisa berbahaya, terutama bagi kualitas udara,” tutupnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

