Bupati Berau Peringatkan Aparat Kampung Jauhi Judi Online, Tegaskan Penggunaan ADK Harus Transparan

BERAU – Bupati Berau, Sri Juniarsih, memberikan peringatan keras kepada seluruh aparat kampung di Kabupaten Berau agar tidak terjerumus dalam praktik judi online (judol).

Ia menegaskan, keterlibatan aparat kampung dalam aktivitas ilegal tersebut berpotensi berujung pada penyalahgunaan anggaran kampung dan konsekuensi hukum yang serius.

Sri Juniarsih mengingatkan bahwa kondisi keuangan daerah saat ini tengah berada dalam fase efisiensi. Oleh karena itu, penggunaan Alokasi Dana Kampung (ADK) harus dilakukan secara transparan, akuntabel, dan tepat sasaran demi kepentingan masyarakat.

“Saya tidak ingin lagi mendengar ada kepala kampung atau sekretaris kampung yang terlibat masalah hukum,” tegasnya.

Ia mengungkapkan bahwa total ADK Kabupaten Berau pada tahun 2026 mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni menjadi Rp145 miliar. Angka tersebut jauh lebih kecil dibandingkan tahun sebelumnya yang mencapai lebih dari Rp300 miliar.

Dengan keterbatasan anggaran tersebut, Bupati menekankan pentingnya pengawasan internal di tingkat kampung. Menurutnya, setiap indikasi penyimpangan harus segera dideteksi dan diselesaikan lebih awal agar tidak berkembang menjadi persoalan hukum.

“Kepala kampung harus pandai dan jeli melihat keganjilan-keganjilan yang terjadi, supaya bisa diselesaikan sebelum masuk ke ranah hukum,” jelasnya.

Sri Juniarsih juga menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak dapat melakukan intervensi apabila suatu persoalan sudah masuk dalam proses pidana dan ditangani aparat penegak hukum.

Selain ADK, ia turut menyinggung dana karbon yang baru saja dicairkan sebesar Rp349 juta untuk 77 kampung di Kabupaten Berau. Dana kompensasi lingkungan tersebut diharapkan dapat dimanfaatkan sesuai peruntukannya, terutama untuk mendukung kesejahteraan masyarakat dan mendorong inovasi pembangunan kampung.

“Pakai dana karbon itu sesuai bidangnya masing-masing. Jangan dipakai untuk judol ya,” ujarnya.

Menutup arahannya, Bupati Berau mengajak seluruh kepala kampung untuk terus berkreasi dan berinovasi dalam menggali potensi serta peluang pendapatan asli kampung.

“Saya optimistis, dengan tata kelola yang baik dan komitmen bersama, pembangunan kampung tetap dapat berjalan meski di tengah keterbatasan anggaran,” pungkasnya. (Ril)

BERITA POPULER