BERAU – Kabupaten Berau, Kalimantan Timur, menjadi salah satu daerah yang masuk dalam kategori rawan peredaran narkotika. Letaknya yang berada di ujung Benua Etam serta belum adanya Badan Narkotika Nasional Kabupaten (BNNK) menjadikan wilayah ini rentan terhadap penyalahgunaan dan peredaran gelap narkoba.
Kasat Reserse Narkoba Polres Berau, AKP Agus Priyanto, mengungkapkan bahwa pihaknya terus melakukan berbagai langkah dalam memberantas peredaran narkotika.
Salah satu upaya nyata yang dilakukan adalah dengan menyediakan fasilitas rehabilitasi gratis bagi pengguna narkoba yang secara sukarela ingin lepas dari ketergantungan.
“Kalau ada yang melapor ke kami dan ingin direhabilitasi, akan kami fasilitasi dan kami bebaskan dari proses hukum. Ini bentuk komitmen kami bahwa melemahkan pengguna juga akan memutus mata rantai peredaran,” ujarnya, Minggu (20/7/2025).
Program ini selaras dengan upaya Pemerintah Kabupaten Berau dalam menekan angka penyalahgunaan narkoba dengan lebih mengedepankan pendekatan kemanusiaan. Agus menegaskan bahwa masyarakat tidak perlu takut atau malu melapor jika memiliki anggota keluarga, teman, atau kerabat yang ingin berhenti menggunakan narkotika.
“Jangan khawatir. Kami mengimbau kepada masyarakat, jika ada keluarga atau kenalan yang ingin sembuh, laporkan. Ini adalah bentuk kepedulian kita bersama,” tegasnya.
Meski Berau belum memiliki BNNK sendiri, Polres Berau telah menjalin koordinasi dengan Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Kalimantan Timur untuk mendukung pelaksanaan rehabilitasi secara mandiri di wilayah Berau. Upaya ini dilakukan melalui rumah sakit yang ditunjuk sebagai instansi penerima wajib lapor.
“Rehabilitasi tetap bisa dilakukan secara mandiri, dengan pendampingan dari rumah sakit yang telah ditunjuk dan mendapatkan rekomendasi dari BNNP,” jelasnya.
Ia menambahkan, untuk pengguna kategori ringan, rehabilitasi mandiri masih memungkinkan dilakukan di Berau. Namun untuk pengguna dengan ketergantungan berat, akan tetap dirujuk ke pusat rehabilitasi milik BNNP Kaltim.
Agus juga meminta dukungan dari seluruh elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam memerangi peredaran narkoba dengan melaporkan setiap aktivitas mencurigakan.
“Sekecil apa pun informasi atau laporan yang masuk, pasti akan kami tindaklanjuti. Karena ini menyangkut masa depan generasi kita,” pungkasnya. (ril/dez)
Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

