BERAU – Tahun ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Berau mengalokasikan anggaran sebesar Rp135 miliar untuk pembenahan drainase, pembangunan irigasi, hingga normalisasi sungai di berbagai wilayah.
Sekretaris DPUPR Berau, Bambang Sugianto, menyampaikan bahwa anggaran tersebut difokuskan untuk memperkuat infrastruktur dasar yang selama ini sering dikeluhkan masyarakat, terutama di kawasan padat penduduk dan jalur utama.
“Anggaran ini tidak hanya fokus di satu lokasi, tapi tersebar di beberapa kecamatan agar aliran air lebih lancar dan potensi banjir bisa ditekan,” ujarnya.
Di wilayah perkotaan, sebutnya, perbaikan drainase dilakukan di sejumlah titik strategis seperti Jalan Albina, Jalan Antung Jami, serta Jalan H.M. Thoib.
Sementara di Kecamatan Talisayan, pekerjaan meliputi lanjutan drainase Jalan Kampung Bumijaya dan normalisasi Hulu Sungai Dumaring.
Untuk Kecamatan Gunung Tabur, pembangunan mencakup saluran di Jalan Mitra Kampung Batu-Batu, normalisasi sungai di RT 10, serta peningkatan drainase di Jalan Manunggal dan Bangsawan.
Sedangkan di Kecamatan Sambaliung dan sekitarnya, terdapat pembangunan irigasi di Sambaliung, normalisasi drainase RT 15, pembangunan drainase di Gang Sora Kampung Bebanir Bangun, hingga Kampung Sukun.
“Kalau untuk di Tumbit Dayak kami fokus pada kelanjutan pembangunan sistem irigasi,” katanya.
Bambang menjelaskan, sebagian besar proyek ditargetkan rampung pada tahun anggaran 2026 karena menggunakan sistem tahun tunggal. Namun, beberapa pekerjaan dilakukan secara bertahap, khususnya proyek lanjutan yang sebelumnya belum selesai secara keseluruhan.
“Ada yang sifatnya lanjutan pembangunan. Kalau tahun sebelumnya belum tuntas seluruh panjang yang direncanakan, maka 2026 kita lanjutkan sampai bisa berfungsi maksimal,” pungkasnya. (Srn)

