TANJUNG SELOR – Layanan Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Danum Benuanta terus diperbarui dan ditingkat maksimalkan. Salah satunya soal pembacaan water meter hingga pembayaran berbasis digitalisasi.
Tenaga Ahli Perumda Danum Benuanta, Muhammad Jufry menjelaskan layanan pembacaan watermeter terus ditingkatkan berbasis digitalisasi.
“Sampai pada proses Web Geographic Information System atau Sistem Informasi Geografis (SIG). Jadi sistemnya online,” kata Jufry.
Di aplikasi itu kemudian ada namanya PDAM Pintar. Lewat situ bisa dilakukan pembayaran, pengaduan, termasuk titik koordinat pelanggan, sehingga memudahkan petugas-petugas lapangan untuk mendatangi rumah-rumah, apabila terjadi keluhan atau ada kerusakan-kerusakan.
“Sehingga kecepatan penanganan pengaduan itu lebih tepat lagi,” bebernya.
Dengan sistem digitalisasi ini akan mempercepat pelayanan PDAM kepada masyarakat. Sehingga nanti dengan aplikasi PDAM pintar, akan memudahkan para petugas dan masyarakat melakukan pembayaran dengan sistem ini.
“Pembayaran lewat sistem ini yang sifatnya terintegrasi dengan bank-bank yang ada. Lewat aplikasi ini sistemnya lebih efisien dan ekonomis dibandingkan dengan sistem yang lama,” sebutnya.
Prinsip PDAM Pintar ini efisien, efektif, dan ekonomis. Sebelumnya layanan itu mengunakan pass sistem sebelum beralih ke PDAM pintar.
“Karena memang PDM Pintar itu di dalamnya ada aplikasi-aplikasi yang mendukung operasional PDAM. Ada gudang logistik, ada pengaduan, ada sambungan rumah, pembayaran, sistem akutansi, rencana anggaran, pokoknya itu komplit,” tegasnya.
Layanan lewat Aplikasi PDAM pintar ini tengah dilakukan pengalihan data. ” Saat ini lagi on progress perpindahan data dari sistem lama ke baru. Kita menargetkan Bulan November 2025 sudah bisa berjalan,” tandasnya. (*)
Penulis: Martinus
Editor: Yusva Alam

