APBD 2024 Raih WTP Kedelapan Kali, Bupati Berau Tegaskan Komitmen Akuntabilitas

BERAU — Bupati Berau, Sri Juniarsih, menghadiri Rapat Paripurna Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Berau Tahun 2025, Ruang Rapat Paripurna DPRD Berau, Jalan Gatot Subroto, Tanjung Redeb, Senin (30/6/2025).

Rapat ini mengangkat empat agenda penting, yakni, Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2024, Perubahan Kedua atas Perda Nomor 7 Tahun 2016 tentang Pembentukan dan Susunan Perangkat Daerah, Perubahan atas Perda Nomor 5 Tahun 2018 tentang Pengelolaan Barang Milik Daerah dan Pencabutan Perda Nomor 3 Tahun 2011 tentang Lembaga Kemasyarakatan Kampung dan Kelurahan.

Dalam sambutannya, Bupati Sri Juniarsih menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh anggota DPRD atas kerja sama dan sinergi dalam menyetujui Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024.

Dijelaskannya, Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun Anggaran 2024 yang telah diaudit oleh BPK RI Perwakilan Kalimantan Timur mendapat opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini merupakan opini WTP kedelapan secara berturut-turut dan ke-12 kalinya secara keseluruhan yang diperoleh Pemerintah Kabupaten Berau.

Meski demikian, BPK masih mencatat beberapa temuan terkait aspek pengendalian intern dan kepatuhan terhadap regulasi yang harus ditindaklanjuti.

“Sebagian besar telah ditindaklanjuti oleh SKPD terkait, dan sisanya dalam proses penyelesaian,” ungkapnya.

Raperda Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun 2024 mencakup data dan analisa keuangan. Seperti Pendapatan, Anggaran sebesar Rp 6,107 triliun terealisasi sebesar Rp6,193 triliun atau 101,41 persen. Kelebihan ini didorong oleh pendapatan transfer dan PAD.

Kemudian dari anggaran Belanja sebesar Rp 6,999 triliun, realisasi mencapai Rp6,411 triliun yakni sebesar 91,61 persen. Sisa anggaran Rp587 miliar berasal dari efisiensi serta dana earmark dan transfer pusat.

Terdapat defisit sebesar Rp217,7 miliar akibat belanja yang lebih besar dibanding pendapatan. Penerimaan pembiayaan dari SILPA sebesar Rp891,2 miliar terealisasi 100%, sedangkan pengeluaran pembiayaan hanya Rp2 miliar. SILPA Tahun 2024 menghasilkan SILPA sebesar Rp673,4 miliar.

Sementara itu, Kondisi Neraca Keuangan seperti total aset per 31 Desember 2024 mencapai Rp14,65 triliun, Kewajiban jangka pendek sebesar Rp45,37 miliar, Ekuitas sebesar Rp14,61 triliun, Kas Akhir sebesar Rp673,45 miliar, Laporan Operasional (LO) mencatat surplus Rp2,36 triliun dan koreksi ekuitas minus Rp588 miliar dan LPSAL yang tidak terdapat koreksi pembukuan (Rp0).

Kemudian, Pembahasan tiga Raperda penting lainnya. Yaitu, Perubahan Kedua Perda No. 7 Tahun 2016. Raperda ini bertujuan membentuk dua perangkat daerah baru, BRIDA (Badan Riset dan Inovasi Daerah), sesuai amanat Perpres No. 33 Tahun 2021 dan Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, berdasarkan Permendagri No. 16 Tahun 2020.

Kedua, Perubahan Perda No. 5 Tahun 2018, disesuaikan dengan PP No. 28 Tahun 2020 dan PP No. 20 Tahun 2022, terutama terkait penjualan kendaraan dinas dan pengelolaan barang milik daerah.

Ketiga, Pencabutan Perda No. 3 Tahun 2011 Perda tentang Lembaga Kemasyarakatan Kampung/Kelurahan dicabut karena tidak relevan dengan Permendagri No. 18 Tahun 2018. Sebagai gantinya, telah diterbitkan Perbup No. 75 Tahun 2020.

Sri menegaskan bahwa Pemerintah Kabupaten Berau akan menindaklanjuti seluruh catatan dan masukan DPRD demi meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan dan aset daerah. Penetapan Perda Pertanggungjawaban APBD ini mencerminkan komitmen bersama antara eksekutif dan legislatif dalam menegakkan prinsip akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan daerah.

“Sebelum ditetapkan sebagai Perda, Raperda yang telah disetujui bersama akan disampaikan kepada Gubernur Kalimantan Timur paling lambat tiga hari kerja untuk dievaluasi, sebagaimana diatur dalam Permendagri No. 77 Tahun 2020,” jelasnya.

Diakhir sambutannya, Sri menyampaikan rasa terima kasih kepada seluruh anggota DPRD dan pihak terkait atas kerja keras dan sinergi yang terjalin.

Ia berharap kolaborasi yang solid ini dapat terus dilanjutkan demi mewujudkan Berau yang Maju, Unggul, Berkelanjutan, Makmur, dan Sejahtera.

“Semoga kita senantiasa diberi kekuatan dalam mengemban amanah masyarakat untuk membangun Berau menuju masa depan yang lebih baik,” tutupnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER