Aktivasi Identitas Kependudukan Digital di Berau Masih Rendah, Disdukcapil Genjot Sosialisasi

BERAU – Realisasi program Identitas Kependudukan Digital (IKD) di Kabupaten Berau masih jauh dari target. Hingga September 2025, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Berau mencatat baru sekitar 3.000 warga yang melakukan aktivasi IKD, dari total jumlah wajib KTP yang jauh lebih besar.

Kepala Disdukcapil Berau, David Pamuji, mengatakan lambatnya angka aktivasi disebabkan oleh sejumlah kendala. Salah satunya adalah proses aktivasi yang masih harus dilakukan secara langsung di kantor Disdukcapil.

“Memang aplikasi IKD bisa diunduh secara online, tapi aktivasi tetap memerlukan kehadiran fisik ke kantor. Ini menjadi salah satu alasan mengapa masyarakat belum banyak yang melakukan aktivasi,” jelasnya.

Selain kendala teknis, rendahnya kesadaran masyarakat akan pentingnya identitas digital juga menjadi tantangan tersendiri. Selama KTP fisik masih diterima di berbagai layanan, mulai dari perbankan, leasing, hingga administrasi pemerintahan, warga merasa belum perlu beralih ke IKD.

“Masyarakat merasa belum ada kebutuhan mendesak untuk memiliki IKD, karena hampir semua urusan masih bisa dilakukan dengan KTP fisik,” tambahnya.

Meski begitu, ia menegaskan bahwa pemerintah pusat telah menetapkan IKD sebagai basis utama dalam validasi data penerima bantuan sosial (bansos) pada 2026 mendatang. Dengan demikian, aktivasi IKD akan menjadi kewajiban bagi masyarakat yang ingin tetap terdaftar dalam berbagai program bantuan pemerintah.

“Kalau nanti bantuan-bantuan wajib pakai IKD, masyarakat tidak punya pilihan selain mengaktifkannya,” ujarnya.

Untuk mendorong percepatan, Disdukcapil Berau kini tengah menyusun sejumlah strategi, mulai dari sosialisasi langsung ke masyarakat, penyuluhan di sekolah dan instansi, hingga layanan jemput bola ke kecamatan dan kampung-kampung.

“Kami sedang merancang beberapa event dan kolaborasi dengan pihak terkait agar layanan aktivasi ini bisa menjangkau lebih banyak warga,” tuturnya.

Dengan berbagai upaya tersebut, Disdukcapil menargetkan adanya peningkatan signifikan dalam jumlah aktivasi IKD dalam beberapa bulan ke depan. David menekankan, langkah ini merupakan bagian dari transformasi digital layanan administrasi kependudukan di daerah.

“Kami tetap berupaya melakukan berbagai macam cara inovasi untuk IKD ini. Mudah-mudahan nanti ada event-event juga yang bisa kita ikuti untuk percepatan IKD,” tandasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER