BERAU – Tahun ini, pembangunan pengaman pantai di Pulau Derawan masuk dalam program prioritas, dengan usulan anggaran mencapai Rp70 miliar.
Meskipun telah masuk program prioritas, namun proses pembangunan fisik belum bisa dimulai karena anggaran masih dalam tahap usulan.
“Saat ini masih tahap persiapan. Estimasi kebutuhan anggarannya sekitar Rp70 miliar. Kami berharap semua proses administrasi dan teknis berjalan lancar agar pekerjaan bisa segera dimulai,” ujar Kepala Bidang Sumber Daya Air DPUPR Berau, Hendra Pranata.
Dengan pembangunan pengaman pantai ini, ia berharap kawasan pesisir Pulau Derawan dapat lebih terlindungi dari terjangan gelombang laut, sekaligus menjaga keindahan dan keberlangsungan lingkungan pulau yang menjadi kebanggaan daerah.
“Semoga bisa segera kita mulai pengerjaannya,” singkatnya.
Terpisah, Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Berau, Muhammad Said, menegaskan bahwa abrasi di kawasan pesisir Pulau Derawan bukan lagi persoalan biasa. Kondisi ini telah memberikan dampak langsung kepada masyarakat dan membutuhkan penanganan segera.
“Insya Allah tahun ini programnya mulai berjalan. Teknis pelaksanaannya ada di Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR), tapi intinya ini adalah usulan yang kami dorong terus setiap tahun,” ujarnya.
Dikatakannya, pembangunan pengaman pantai ini merupakan bagian dari upaya pemerintah daerah dalam merespons kebutuhan masyarakat, khususnya di wilayah rawan abrasi.
“Ini menyangkut keselamatan lingkungan dan warga. Walaupun dari sisi kewenangan ada yang mesti dikomunikasikan dengan pemerintah provinsi, kami tetap dorong agar bisa terealisasi tahun ini,” pungkasnya. (srn/dez)
Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

