77 Titik Panas Jadi Peringatan, BPBD Berau Aktifkan Posko Karhutla di Semua Kecamatan

BERAU – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Berau menyiagakan 13 posko di seluruh kecamatan guna mengantisipasi ancaman kebakaran hutan dan lahan (karhutla) seiring masuknya musim kemarau.

Kepala BPBD Berau, Masyhadi Muhdi, mengatakan posko-posko tersebut akan menjadi garda terdepan dalam mencegah dan menangani karhutla. Personel gabungan dari TNI, Polri, Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH), Masyarakat Peduli Api (MPA), hingga dua regu Manggala Agni juga sudah disiapkan di lapangan.

“Semua posko tetap aktif. Personel selalu siap menghadapi potensi kebakaran dan koordinasi antarinstansi terus berjalan intensif,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa keberadaan 77 titik panas pada Juli lalu harus dijadikan peringatan. Meski tidak semua hot spot berarti ada kebakaran, potensi tersebut bisa saja kembali muncul di beberapa wilayah rawan, seperti Kecamatan Pulau Derawan, Tabalar, Segah, Kelay, Teluk Bayur, dan Talisayan.

Selain itu, patroli rutin juga terus dilakukan, sementara peralatan pemadam, mulai dari tangki portabel hingga pompa air, sudah disiagakan. Namun, medan sulit dan jauhnya sumber air masih menjadi tantangan besar dalam penanganan di lapangan.

“Kalau akses sulit dan air jauh, waktu tempuh bertambah. Itu membuat proses pemadaman memakan tenaga dan waktu,” jelasnya.

Untuk itu, peran masyarakat dinilai sangat penting dalam mencegah karhutla. Ia mengimbau warga tidak membuka lahan dengan cara membakar, tidak membuang puntung rokok sembarangan, serta segera melapor jika menemukan tanda-tanda kebakaran.

“Pencegahan itu lebih mudah daripada memadamkan. Sekali api menyebar, sangat sulit dikendalikan,” pungkasnya. (srn/dez)

Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

BERITA POPULER