215 Jamaah Haji Berau Berangkat Tertunda, Bupati: Awal Ujian Menuju Tanah Suci

BERAU – Keterlambatan keberangkatan 215 jamaah haji asal Kabupaten Berau di Bandara Kalimarau, justru menjadi momen tersendiri sebelum para jamaah bertolak ke Tanah Suci.

Penerbangan yang sempat tertunda sekitar 2 hingga 2,5 jam akibat kendala operasional maskapai itu akhirnya tetap diberangkatkan setelah dilakukan pergantian armada pesawat.

Bupati Berau, Sri Juniarsih Mas, hadir memberikan semangat langsung kepada para jamaah. Ia menyebut, keterlambatan yang terjadi dapat dimaknai sebagai awal ujian kesabaran sebelum menjalankan rangkaian ibadah haji.

“Dari awal sudah diuji kesabaran, berangkat dengan delay cukup lama. Hikmahnya tentu melatih kesabaran,” ujarnya.

Ia menyebut, ibadah haji bukan hanya soal perjalanan fisik, tetapi juga kesiapan mental dan ketahanan tubuh. Sebab, kondisi di Tanah Suci berbeda jauh dengan Indonesia, terutama cuaca ekstrem dan padatnya aktivitas ibadah.

“Di sana tentu kondisinya tidak sama dengan di Tanah Air. Ujian fisik juga luar biasa, apalagi cuaca yang sangat ekstrem,” katanya.

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi kesehatan sejak awal keberangkatan hingga seluruh rangkaian ibadah selesai. Hal ini, kata dia, menjadi kunci agar jamaah dapat menjalankan ibadah dengan baik selama kurang lebih 40 hari di Tanah Suci.

“Kesehatan sangat penting untuk mendukung perjalanan ibadah sampai 40 hari ke depan,” tuturnya.

Ia berharap seluruh jamaah haji asal Berau dapat menjalani ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat serta meraih predikat haji mabrur.

“Semoga semua diberi kelancaran dan pulang dalam keadaan sehat walafiat,” pungkasnya. (Srn)

BERITA POPULER