BERAU – Suasana haru menyertai kepulangan jemaah haji asal Kabupaten Berau tahun 2025/1446 Hijriah. Pasalnya, salah satu jemaah haji dikabarkan meninggal dunia sebelum sampai di Kabupaten Berau.
Kepala Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Berau, Kabul Budiyono, menyampaikan laporan resmi terkait kepulangan jamaah haji asal Berau tahun 2025/1446 Hijriah. Total sebanyak 156 orang tergabung dalam rombongan haji tahun ini, terdiri dari 153 jamaah reguler dan 3 orang petugas, termasuk dua ketua kloter dan satu petugas kesehatan.
Dalam keterangannya, Kabul menjelaskan bahwa para jamaah haji dibagi dalam dua kelompok terbang. Kelompok pertama tergabung dalam Kloter 4 Embarkasi Balikpapan dengan total 152 orang, termasuk para petugas. Sementara lima orang lainnya, termasuk satu petugas, akan kembali melalui Kloter 15.
Namun, suasana kepulangan yang semestinya penuh suka cita turut diwarnai duka. Kabul menyampaikan bahwa saat Kloter 4 mendarat di Bandara Kualanamu, Medan, seorang jamaah mengalami kondisi darurat medis. Yang bersangkutan segera dibawa ke rumah sakit terdekat, namun tak lama kemudian dinyatakan meninggal dunia.
“Allah SWT berkehendak lain. Salah satu jamaah kita wafat saat transit di Kualanamu, Medan. Beliau didampingi oleh suaminya saat menghembuskan napas terakhir,” ujar Kabul dengan nada haru.
Kabul mengajak seluruh pihak untuk mendoakan almarhumah agar mendapatkan tempat terbaik di sisi Allah SWT, diampuni segala khilafnya, diterima amal ibadahnya, dan menjadi haji yang mabrurah.
Meski demikian, Kabul melaporkan bahwa secara umum seluruh jamaah telah menyelesaikan seluruh rangkaian ibadah haji dengan sempurna. Ia juga memastikan bahwa seluruh koper, barang kabin, dan air zam-zam milik jamaah telah sampai dengan jumlah lengkap dan aman.
Sementara itu, Asisten III Administrasi Umum Sekretariat Kabupaten Berau, Maulidiyah, turut menyambut kepulangan para jamaah. Dalam sambutannya, ia menyampaikan rasa syukur atas keselamatan seluruh jamaah selama menjalankan ibadah haji yang berlangsung selama kurang lebih tujuh minggu, sejak keberangkatan pada 8 Mei 2025.
“Alhamdulillah, bapak dan ibu sekalian kini telah tiba kembali di Berau dalam keadaan sehat walafiat. Semoga menjadi haji dan hajjah yang mabrur dan mabrurah,” tutur Maulidiyah.
Ia juga mengajak para jamaah untuk menjaga semangat ibadah dan menjadi teladan di tengah masyarakat.
“Kami berharap gelar haji ini menjadikan bapak dan ibu lebih tawadhu serta berkontribusi dalam pembinaan akhlak dan kehidupan keagamaan di masyarakat, demi terwujudnya masyarakat yang religius dan robbani,” imbuhnya.
Maulidiyah juga menyampaikan duka cita mendalam atas wafatnya salah satu jamaah haji. Jenazah telah diberangkatkan dari Balikpapan menggunakan ambulans dan sempat singgah di Kelay sebelum tiba di Berau, hanya sekitar 10 menit sebelum pesawat yang membawa jamaah lainnya mendarat.
Dirinya mengungkapkan Atas nama Pemkab Berau, kami mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh jajaran Kemenag Berau, petugas haji, serta petugas kesehatan yang telah mendampingi jamaah selama pelaksanaan ibadah.
“InsyaAllah semua kebaikan bapak dan ibu bernilai ibadah dan mendapat ganjaran pahala dari Allah SWT,” tutupnya. (ril/dez)
Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

