15 Ton Ikan Disiapkan untuk Semarak Irau Manutung Jukut ke-9 di Berau

BERAU – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Berau melalui Dinas Perikanan (Diskan) menyiapkan sedikitnya 15 ton ikan untuk dibakar bersama masyarakat pada acara Irau Manutung Jukut ke-9, yang akan digelar pada 20 September 2025 mendatang.

Ikan-ikan tersebut tidak hanya berasal dari pemerintah daerah, tetapi juga merupakan sumbangan dari sejumlah perusahaan swasta, BUMN, BUMD, organisasi perangkat daerah (OPD), hingga para donatur.

Kepala Bidang (Kabid) Penguatan Daya Saing Produk Perikanan Diskan Berau sekaligus Ketua Penyelenggara, Dewi Rosita, menyebut Manutung Jukut sudah menjadi agenda tahunan yang selalu dinanti masyarakat.

“Momentum ini juga dimanfaatkan pemerintah untuk menggencarkan kampanye gemar makan ikan atau Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (Gemarikan), demi meningkatkan konsumsi ikan di kalangan masyarakat,” ungkapnya, Rabu (3/8/2025).

Dewi menjelaskan, secara khusus panitia menyiapkan 3,75 ton ikan segar untuk dibagikan merata kepada peserta. Seluruh ikan tersebut dibeli dari koperasi nelayan binaan Diskan Berau.

“Ikan kami siapkan khusus seperti tahun-tahun sebelumnya. Peserta yang hadir akan mendapatkan bagian secara merata,” jelasnya.

Antusiasme masyarakat terhadap Manutung Jukut tahun ini terbilang tinggi. Hingga kini, lebih dari 10 kelompok masyarakat, termasuk sekolah-sekolah, sudah memastikan diri ikut memeriahkan acara tersebut.

“Dari pengalaman tahun lalu, peserta belum sebanyak ini. Antusiasme sekarang menunjukkan semangat positif warga untuk menyemarakkan Manutung Jukut tahun ini,” terangnya.

Dewi menambahkan, peserta nantinya akan ditempatkan di sepanjang jalur strategis, mulai dari Jalan Pulau Derawan hingga Pulau Sangalaki, serta dari Jalan Soetomo dan Pangeran Antasari hingga tepian Jalan Ahmad Yani. Seluruh rute itu akan disulap menjadi arena pesta rakyat dengan peserta berjajar di kiri dan kanan jalan.

Mengingat beberapa ruas jalan akan dipakai untuk acara, akses jalan umum di sekitar lokasi akan ditutup sementara dan dialihkan menjadi kantong parkir.

“Ini untuk memastikan kenyamanan dan kelancaran acara, sekaligus memberikan ruang bagi masyarakat yang ingin berjalan kaki menikmati suasana pesta rakyat,” pungkasnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER