BERAU – Persiapan operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) baru di Kabupaten Berau kini memasuki tahap akhir. Meski pembangunan fisik telah rampung 100 persen, sejumlah catatan teknis masih dibenahi sebelum rumah sakit tersebut resmi difungsikan.
Kabid Bina Konstruksi (P3BJK) DPUPR Berau, Anang Wahananto, mengatakan evaluasi dilakukan untuk memastikan aspek kenyamanan dan keamanan benar-benar terpenuhi.
Salah satu yang menjadi perhatian adalah ruang tunggu poliklinik yang dinilai kurang nyaman akibat paparan sinar matahari pagi. Posisi gedung yang menghadap timur, kata dia, membuat area tersebut terasa panas bagi pengunjung.
“Ada catatan di ruang tunggu poli, karena terkena sinar matahari langsung. Nanti akan kita rekayasa dengan pemasangan stiker pada kaca untuk mengurangi panas,” ujarnya.
Selain itu, retakan yang ditemukan di area parkir juga sempat menjadi sorotan. Namun, Anang memastikan kondisi tersebut tidak berbahaya dan merupakan hal yang wajar pada bangunan baru.
“Itu karena penurunan tanah atau settlement. Biasanya terjadi pada konstruksi baru, tapi tidak berpengaruh pada struktur utama,” jelasnya.
Selain itu, DPUPR juga tengah melakukan penguatan di area luar, termasuk pembangunan dinding penahan tanah untuk mengantisipasi potensi longsor di beberapa titik.
“Tahun ini fisik sudah selesai. Untuk operasional akan ditangani Dinas Kesehatan, sementara kami fokus menyelesaikan bagian luar,” pungkasnya. (Srn)

