Program MBG Mulai Bergulir di Berau, Dua Dapur Gizi Resmi Beroperasi

BERAU – Program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang menjadi salah satu program prioritas nasional resmi dimulai di Kabupaten Berau. Saat ini, dua Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di Kelurahan Karang Ambon dan Kelurahan Gunung Panjang.

Badan Gizi Nasional (BGN) telah mendirikan SPPG Gunung Panjang dan diresmikan oleh Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Berau, Mardiatul Idalisah, di Jalan Bukit Ria 3, Gg Gembira, Kelurahan Gunung Panjang, Kecamatan Tanjung Redeb, Selasa (9/9/2025).

Koordinator Wilayah (Koorwil) Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Berau, Rani Oktaviana, menyebutkan bahwa keberadaan dua dapur tersebut menjadi langkah awal implementasi program MBG di Bumi Batiwakkal.

“Sekarang sudah ada dua SPPG, yaitu di Karang Ambon dan Gunung Panjang. Untuk Polres baru tahap peletakan batu pertama, sementara masih dalam proses persiapan,” ungkapnya.

Ia menjelaskan, Berau mendapatkan kuota sekitar 30 dapur. Saat ini, program lebih dulu menyasar empat kecamatan terdekat, yakni Sambaliung, Gunung Tabur, Teluk Bayur, dan Tanjung Redeb. Di luar itu, pihaknya juga sudah melakukan survei ke sejumlah daerah pesisir dan pedalaman seperti Tabalar, Biatan, Talisayan, Batu Putih, hingga Biduk-Biduk.

“Survei juga dilakukan ke wilayah Segah dan Kelay. Namun, distribusi memang jadi tantangan besar, terutama untuk daerah dengan akses sulit,” tambahnya.

Dinas Pendidikan Berau melakukan pengecekan pengolahan MBG di SPPG Gunung Panjang.

Meski demikian, Rani menegaskan kualitas makanan akan tetap dijaga sesuai standar keamanan pangan. Mulai dari pemilihan bahan baku, proses pengolahan, hingga penyajian, seluruhnya diawasi ketat agar higienis dan layak konsumsi.

“Setiap dapur memiliki kapasitas untuk memenuhi 3.000 hingga 4.000 penerima manfaat. Namun, tahap awal ini baru sekitar 1.600 penerima yang terlayani. Program akan bertahap dan terus ditingkatkan,” jelasnya.

Selain menyasar peserta didik, program ini juga diperuntukkan bagi ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Ke depan, pembangunan dapur baru juga direncanakan di Kelurahan Rinding, Tipalayo (Gunung Tabur), serta Limunjan (Sambaliung).

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan (Disdik) Berau menegaskan sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam mendukung program MBG.

“Program ini sejalan dengan upaya menciptakan generasi emas di Berau. Dukungan penuh juga diberikan oleh Bupati untuk memastikan gizi anak-anak kita terpenuhi,” ujarnya.

Ia menambahkan, Disdik berperan dalam mendata penerima manfaat dan bersinergi dengan BGN untuk pengawasan di sekolah.

“Harapannya, distribusi makanan bergizi ini benar-benar bermanfaat, memperbaiki gizi anak-anak, dan menjaga kesehatan mereka untuk masa depan Berau yang lebih baik,” tutupnya. (ril/dez)

Reporter: Aril Syahrulsyah
Editor: Dezwan

BERITA POPULER