TARAKAN – Kepala Bidang PMK Kota Tarakan, Marthen Rombe, mengimbau masyarakat untuk lebih kooperatif dalam memberikan akses bagi mobil pemadam kebakaran saat terjadi insiden kebakaran. Hal ini disampaikan menyusul kejadian kebakaran di Jalan Jembatan Bongkok, Kelurahan Karang Anyar Pantai, Kecamatan Tarakan Barat, pada Rabu malam, di mana petugas PMK mengalami kesulitan masuk ke lokasi kebakaran karena jalan yang dipenuhi kendaraan dan kerumunan warga.
“Kejadian 65 masyarakat pada berkumpul dan malah kemudian mengganggu akses masuk,” ujar Marthen Rombe, Kamis (20/3/2025).
Menurutnya, dalam kejadian tersebut, akses menuju titik kebakaran menjadi sangat sempit akibat banyaknya sepeda motor yang terparkir di kanan dan kiri jalan. Hal ini menghambat laju kendaraan pemadam kebakaran yang membutuhkan ruang lebih untuk bisa mencapai lokasi dengan cepat.
“Tadi itu sempat aksesnya kecil sekali karena motor di kanan kiri banyak. Jadi mohon kemudian pengertian dari masyarakat, terutama teman-teman pers ini membahasakannya supaya kemudian akses untuk pemadaman ke lokasi 65 dibuka selebar-lebarnya,” tambahnya.
Dia juga mengingatkan bahwa kendaraan pemadam kebakaran bukanlah kendaraan kecil, sehingga memerlukan ruang yang cukup untuk bermanuver. Jika akses terhalang, upaya pemadaman bisa terganggu dan memperbesar risiko bagi warga sekitar.
“Tadi sempat ada kendaraan yang tersenggol sedikit, tapi kami terus saja karena memang sudah menyalakan alarm untuk membuka jalan,” jelasnya.
Dengan adanya kejadian ini, PMK Kota Tarakan berharap masyarakat lebih sadar akan pentingnya membuka akses bagi kendaraan pemadam kebakaran agar proses penanganan kebakaran bisa berjalan lebih cepat dan efektif, sehingga kerugian dan bahaya bagi warga bisa diminimalisir. (apc/and)
Reporter: Ade Prasetia
Editor: Andhika