Pencarian Ayong Dihentikan, Keluarga Tempuh Jalur Supranatural

BERAU – Pencarian Ayong (52), warga Kampung Kasai, Kecamatan Pulau Derawan, yang dilaporkan hilang setelah diduga disambar buaya, resmi dihentikan pada Rabu (18/6/2025). Keputusan ini diambil atas permintaan langsung dari pihak keluarga korban.

Ayong dinyatakan hilang sejak empat hari lalu saat beraktivitas di sekitar perairan kampungnya. Peristiwa ini memicu gerak cepat dari tim gabungan yang terdiri dari BPBD Berau, TNI/Polri, relawan, dan warga setempat. Namun hingga hari keempat, upaya pencarian belum membuahkan hasil.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Berau, Nofian Hidayat, menjelaskan bahwa keluarga korban meminta agar pencarian dihentikan dan memilih untuk melibatkan jalur supranatural.

“Keluarga menyampaikan langsung agar tim gabungan menghentikan pencarian. Mereka telah mendatangkan pawang yang dipercaya memiliki kemampuan spiritual untuk membantu pencarian Ayong,” ujar Nofian.

Ia menambahkan bahwa keluarga juga meminta agar proses pencarian secara spiritual dilakukan tanpa pendampingan dari tim gabungan. Menurutnya, permintaan tersebut dilandasi oleh keyakinan lokal yang masih kuat di masyarakat pesisir dan kepulauan Berau.

“Kami menghormati sepenuhnya keputusan keluarga. Keselamatan dan ketenangan batin mereka menjadi prioritas kami. Jika pendekatan spiritual dirasa lebih menenangkan, maka kami mendukung sepenuhnya,” ucapnya.

Dengan dihentikannya pencarian resmi oleh tim gabungan, proses pencarian selanjutnya sepenuhnya berada di tangan pihak keluarga dan pawang yang mereka percayai. BPBD dan aparat menyatakan kesiapan untuk kembali turun membantu jika dibutuhkan.

“Kami mendoakan yang terbaik bagi keluarga korban. Semoga diberikan ketabahan dan kekuatan menghadapi situasi ini,” pungkasnya. (srn/dez)

Reporter: Sahruddin
Editor: Dezwan

BERITA POPULER